Close

Isi Jabatan Wakil Wali Kota Padang, PKS Ajukan Mulyadi dan Muharlion

KETERANGAN PERS— Ketua MPD PKS Kota Padang, Arnedi Yarmen memberikan keterangan pers terkait diajukannya Mulyadi Muslim dan Muharlion sebagai calon Wakil Wali Kota Padang.

PADANG, METRO
Setelah sempat menjadi teka teki di tengah masyarakat, Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Padang akhirnya merilis dua nama tokoh yang akan diberikan mandat untuk menjadi calon Wakil Wali Kota Padang sisa masa jabatan 2019-2024.

Pasalnya, sejak Hendri Septa yang diusung oleh PAN dan PKS dilantik menjadi Wali Kota Padang lantaran Mahyeldi naik tahta menjadi Gubernur Sumbar karena memenangkan Pilgub Sumbar. Dengan dilantiknya Hendri Septa, menyebabkan terjadinya kekosongan pada jabatan Wakil Wali Kota Padang.

Ketua MPD PKS Kota Padang, Arnedi Yarmen mengatakan, kedua kader PKS yang sudah mendapatkan mandat untuk calon Wakil Wali Kota Padang yaitu Muharlion dan Mulyadi Muslim.

“Dua nama yang dimunculkan tersebut sudah mendapatkan persetujuan dari DPP PKS, DPW PKS Sumbar dan DPD PKS Kota Padang,” ungkap Arnedi dalam acara jumpa Pers di Kantor DPTD PKS Kota Padang pada, Minggu (9/5)

Menurutnya, Mulyadi Muslim merupakan tokoh masyarakat dengan berbagai pengalaman dan peran yang tak diragukan lagi. Di antara kiprahnya antara lain, sebagai Sekretaris MUI Kota Padang, Sekum IPSI kota Padang, dan menjadi ‘tangan kanan’ Mahyeldi dalam membangun kerjasama dengan negara Timur Tengah, saat menjabat sebagai Walikota Padang.

Sementara itu Muharlion, merupakan politisi PKS yang sudah malang melintang memperjuangkan masyarakat. Ia telah dipercaya oleh masyarakat untuk memperjuangkan aspirasi mereka di DPRD Kota Padang sejak 2009 lalu.

“Langkah berikut adalah kita akan kirim nama ke DPRD Padang dan lakukan pertemuan dengan PAN sebelum nanti dipilih 1 nama dari II partai,” paparnya.

Sementara itu, Sekretaris DPW PKS Sumatra Barat (Sumbar), Rahmat Saleh Nasution mengatakan, dua orang tersebut dianggap layak mendampingi Hendri Septa karena faktor usia yang relatif sama dan diharapkan bisa berjalan seirama.

“Kedua orang itu sudah mengenal Kota Padang dengan baik, dari sosio-ekonomi dan pemerintahan. Dua orang ini tidak punya cacat hukum dan memiliki integritas tinggi untuk membangun Kota Padang ke depannya,” ungkap Rahmat.

Terpisah, Muharlion yang menerima mandat menjadi calon Wakil Wali Kota Padang mengaku siap jika ditugaskan oleh partai dan lolos pada tahapan seleksi selanjutnya.

“Saya siap jika ditugaskan partai, meski konsekuensinya adalah mundur dari DPRD Kota Padang,” kata Muharlion.

Muharlion mengaku, jika resmi ditetapkan sebagai Wawako Padang definitif, dirinya akan segera menjalankan program yang telah dicanangkan oleh Mahyeldi dan Hendri Septa semasa berpasangan di Pemilihan Wali Kota (Pilwako) 2018 lalu.

“Karena Wawako ini sifatnya adalah membantu kerja Wali Kota, maka kami dukung program Wali Kota untuk mensukseskan Kota Padang, karena visi-misi Wali Kota itu harus sejalan seirama,” ucap Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Kota Padang tersebut. (ade)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top