Menu

ISI Gelar Pelatihan Membatik Siswa SLB, Dosen dan Mahasiswa Terjun ke Lapangan

  Dibaca : 67 kali
ISI Gelar Pelatihan Membatik Siswa SLB, Dosen dan Mahasiswa Terjun ke Lapangan
PELATIHAN—ISI Padangpanjang gelar pelatihan membatik terhadap siswa sekolah luar biasa (SLB). (rahmad/posmetro)

PDG.PANJANG, METRO – Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang kembali terjun ke lapangan menunjukkan baktinya pada masyarakat melalui program Hibah Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Dikti. Kegiatan yang melibatkan dosen dan mahasiswa tersebut dilakukan sejak Juli lalu, disebar di sejumlah daerah di Sumatera Barat.

Tim PKM ISI yang dimotori Dini Yanuarmi, Yunis Muler, Widdiyanti, dan tiga orang mahasiswa telah menyelenggarakan kegiatan di SLB N 1 Ampek Angkek, Kabupaten Agam sejak Juli lalu. Dini Yanuarmi mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan ini bertujuan untuk memperkenalkan industri kreatif berbasis batik sejak dini kepada para siswa dan siswi SLB tingkat SD, SLTP dan SMA.

“Kami sengaja memilih siswa LB sebagai peserta pelatihan, sekaligus mitra kerja untuk memberdayakan mereka, dan memperkenalkan dunia kreatif secara lebih seksama kepada mereka. Diharapkan dengan kegiatan ini mereka dapat berdaya dengan menghasilkan produk ekonomis yang diminati pasar,” sebutnya.

Proses batik yang diperkenalkan kepada para siswa SLB sama sekali tidak sulit tetapi malah menyenangkan. Hal ini tampak dari antusiasnya para peserta pada setiap tahapan pelatihan.

“Kami mengajarkan batik teknik cap dan tulis. Dari kegiatan yang sudah berjalan, hasilnya langsung kelihatan. mereka sangat potensial sehingga ini dapat mereka teruskan setelah pelatihan nanti selesai,” katanya.

Tahapan pelatihan sama sekali tidak berat. Awalnya adalah tahapan membuat desain motif, kemudian membuat cap dari karton, membatik teknik cap dan tulis serta pewarnaan.

“Dalam proses pelatihan ini kami juga melihat para mahasiswa sudah mulai cakap dalam berbagi pengetahuan serta keahliannya kepada para siswa. Proses seperti ini yang sangat kami harapkan. Dimana, siswa merasakan pengalaman langsung terlibat dalam sebuah program pelatihan. Diharapkan, ketika mereka tamat nanti, juga dapat membangun ekosistem industri kreatif yang baik di kampung halamannya, salah satunya dengan berbagi ilmu dengan masyarakat,” katanya.

Rektor ISI Padangpanjang Prof Novesar Jamarun mengatakan, program-program yang bersentuhan dengan masyarakat akan turut memperkenalkan ISI Padangpanjang secara lebih luas dan lebih baik.

“Masyarakat dapat merasakan langsung dampak dari kegiatan semacam ini. Sehingga kita berharap, mereka juga turut mendukung apabila nantinya ada diantara anak atau kemenakan mereka yang tertarik untuk masuk ke ISI Padangpnjang. Sebab, para orangtua sudah melihat sendiri hasil kerja mahasiswa dan dosen kita,’ katanya.

Kepada para mahasiswa, rektor berharap agar program-program seperti PKM ini kedepannya semakin dilirik untuk diikuti.

“Program seperti ini adalah ajang untuk membuktikan kemampuan kita dalam mengelola atau memenej sebuah kegiatan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Apalagi kalau programnya berbentuk pelatihan, tentu ini akan menjadi momen bagi para mahasiswa untuk merasakan langsung pengalaman berbagi ilmu di lapangan,” katanya.

Dikatakannya kegiatan ini selain di Agam , Pihaknya juga menggelar di Kabupaten Tanahdatar, “Luhak Nan Tuo”.

Luhak Nan Tuo dikenal dengan kearifan budaya dengan berbagai produk kerajinan tradisionalnya. Untuk semakin memberdayakan masyarakat dalam hal kerajinan. Untuk itu kali ini ISI turut andil dalam membagi keterampilan melalui program pengabdian pada masyarakat. Kegiatan dipusatkan di Nagari Pariangan, Kecamatan, Pariangan, Tanah Datar, baru baru ini.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh tim Dosen yang diketuai oleh Hamdan Akromullah, M.Hum dan anggotanya adalah Hendra dan Olvianda Ariesta. Sementara Hendra mengatakan, Selain proses membatik, kepada para peserta juga diajarkan cara memasarkan produk dengan memanfaatkan internet.

“Pasar online sangat potensial untuk meningkatkan penjualan produk kerajinan kita yang khas. Maka dalam pelatihan ini kami juga mengajarkan cara membuat berbagai konten promosi yang menarik bagi para pengrajin ini,” sebut Olviandra. (rmd)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional