Menu

Iseng Tulis Status Hina Banser,  Buntutnya, Warga Solok Terpaksa Minta Maaf

  Dibaca : 3233 kali
Iseng Tulis Status Hina Banser,  Buntutnya, Warga Solok Terpaksa Minta Maaf
PERLIHATKAN— Ardhie Zondra tengah memperlihatkan surat pernyataan permintaan maaf didampingi Kasatk orwil Banser Sumbar Hafnizon. (IST)

SOLOK, METRO – Gara-gara membuat status di facebook, Ardhie Zondra (33) warga Alahan Panjang Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok, akhirnya minta maaf dan menyesali atas pernyataannya yang menghina melecehkan Banser Ansor di akun facebooknya. Ardhie menulis status pada Selasa malam (13/8).

Kepada Kasatkorwil Banser Sumbar Hafnizon, Rabu (14/8) malam di Alahan Panjang, Ardhie menyesali perbuatannya yang sudah menghina dan mencaci maki Ormas Banser.

“Saya sungguh-sungguh menyesal sudah menghina Banser. Awalnya menulis status tersebut iseng karena melihat sejumlah informasi di media sosial. Kini saya menyadari kekeliruan memandang Banser. Kedepan tidak akan mengulangi lagi. Bahkan, siap membantu perjuangan dan pergerakan Banser di daerah saya,” tutur Ardhie dengan raut penyesalan.

Ardhie memposting status sebagai berikut: “Di Negara kita kyk nya ngk perlu sekolah tinggi2 lagi.. Atau harus masuk sekolah angkatan TNI. Atau POLISI.. contoh aja bpk ini yg dari ormas banser.. Alias bajingan serakan.. sekolah cumn sampae sd.. Pi usah bisa mendapatkan bintang 3 dipundak nya.. Pi yg heran saya.. pkat bpk ini apa. Nma militer nya apa.. Trus yg gaji siapa… Dana dari mana… Pening saya mikiran bpk ini. Hae bpk yg dari banser… Negara kita ini ngk kekurangan aparat.. Selagi di negara kita ini msh ada TNI… POLRI… kami kan tetap percaya sama aparat negara kita ini.. Buat apa bpk banser harus niru2 pakaian aparat dari negara kita ini.. Klw emang klian dari banser. Klian bersorak NKRI harga mati. Trus sewaktu mau diminta dan dikirim ke papua.. Klian semua jdi menhilang… Tak ada yg mau… Dasar banser brengsek… Bilang nya NKRI harga mati.. Waktu d utus k papu… Semua pada sembunyi…. Hae banser… Negara kami masih ada yg lebih kami percaya untuk mjga NKRI. Yaitu TNI dan POLRI… Bkn dari klian semua para banser pencundang.”

Menurut Kasatkorwil Banser Sumbar Hafnizon, akun facebook yang membuat status tersebut hasil pelacakan digital Satuan Koordinasi Nasional (Satkarnos) Banser berada di Kabupaten Solok. Maka salah seorang Satkornas Banser Slamet Riadi menghubungi Kasatkorwil untuk mencari siapa pemilik akun tersebut. “Saya diminta untuk mengklarifikasi pemilik akun dan pembuat status tersebut.

“Setelah dihubungi, ternyata Ardhie mengakui semua perbuatannya dan membuat surat pernyataan permintaan maaf dan tidak akan mengulangi lagi,” kata Hafnizon.

Ditambahkan Hafnizon, akun facebook yang bersangkutan sudah diblok. Hal ini untuk mencegah penyebaran informasi yang tidak benar dan menyesatkan.

Kepada Ardhie Hafnizon menjelaskan bahwa Banser Ansor tersebut sudah ada sebelum kemerdekaan Indonesia tahun 1945. Artinya Banser Ansor urut bersama komponen rakyat Indonesia lainnya mendirikan dan mempertahankan NKRI ini. Dikatakan Hafnizon, dari peristiwa ini kami menghimbau pengguna media sosial untuk berhati-hati memposting status. Jangan menggunakan media social sebagai tempat menghina dan mencaci maki kelompok atau organisasi tertentu,” ujar Hafnizon. (*/vko)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional