Menu

IRT Nekat Jual Mobil yang Dirental di Kota Padang, Uangnya Digunakan Beli Barang Antik

  Dibaca : 832 kali
IRT Nekat Jual Mobil yang Dirental di Kota Padang, Uangnya Digunakan Beli Barang Antik
PELAKU PENGGELAPAN— Perempuan berinisial E (45) diamankan di Polsek Lubeg atas kasus penggelapan mobil rental.

PADANG, METRO–Nekat menjual mobil yang direntalnya, seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) ditangkap Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Lubuk Begalung (Lubeg) di kawasan Air Tawar, Kecamatan Padang Utara, Jumat (10/9) sekitar pukul 19.00 WIB.

Parahnya, perempuan berinisial E (45) yang meru­pakan warga Jalan Nusa Indah Kelurahan Flam­boyan Baru, Kecamatan Padang Barat ini, meng­gunakan uang hasil pen­jualan mobil rental itu un­tuk menjalankan bisnis jual beli barang antik.

Kapolsek Lubuk Bega­lung AKP Chairul Amri menjelaskan, pelaku di­duga menggelapkan satu unit mobil Toyota Avanza warna biru bernomor polisi BA 1168 AE di Perumahan Mulya Asri Blok G Ke­lura­han Tanjung Saba Pita­meh Kecamatan Lubeg.

“Motifnya, pelaku de­ngan sengaja menggelap­kan mobil yang dirental­nya itu korban,  dengan alasan uangnya digunakan untuk bisnis membeli ba­rang antik,” ujarnya, Ming­gu (12/9).

Dijelaskan AKP Chairul Amri, penangkapan bera­wal adanya laporan dari masyarakat bahwa ada tindak pidana penggelapan mobil milik korban di da­erah Perumahan Mulya Asri Kelurahan Tanjung Saba Pitameh Kecamatan Lubeg. Menerima laporan itu, pihaknya mengorek keterangan dari saksi-saksi dan diketahui kalau mobil itu dirental oleh pelaku E.

“Kita selanjutnya mela­cak keberadaan pelaku, hingga diperoleh informasi bahwa pelaku berada diru­mah tantenya di kawasan Air Tawar. Tim langsung bergerak ke tempat yangg dimaksud dan memang benar, tim menemukan pelaku E ini yang sedang berada di rumah tantenya itu,” sebut Mantan Kasat Reskrim Polres Bukittinggi ini.

Menurut AKP Chairul Amri, setelah diinterogasi pelaku dengan modus me­rental mobil korban de­ngan waktu selama sepuluh hari dan membayar uang muka sebanyak Rp 600 ribu. Kor­ban pun menye­rah­kan mo­bil beserta STNK di rumah teman pelaku bernama Nur.

“Setelah mobil ber­pin­dah tangan, lalu pelaku me­nelpon temannya ber­nama Ari untuk mencari orang yang mau membeli mobil tersebut. Setelah bertemu, Ari menghubungi temannya bernama Yogi untuk menjual mobil dan disepakati harganya Rp 20 juta,” katanya.

Pelaku E, bersama ke­tiga temannya lalu pergi mengantar mobil tersebut ke daerah Koto Baru Kabu­pa­ten Dharmasraya. Se­te­lah bertemu, Yogi lantas me­nyerahkan uang sebe­sar Rp 20 juta sesuai kese­pa­katan. Selanjutnya, E me­­nye­rah­kan mobil beser­ta kunci dan STNK kepada Yogi.

“Setelah itu mereka kembali ke Padang meng­gunakan mobil travel. Se­sampai di Padang pelaku memberikan uang sebesar Rp 3,5 juta kepada Ari dan meminjamkan uang Rp 2,5 juta kepada Nur dan sisa­nya dipegang oleh pelaku,” ucap Chairul.

Lebih lanjut Chairul menyatakan, saat penang­ka­pan pihaknya menyita ba­rang bukti satu unit mobil merk Toyota jenis Avanza warna biru BA 1168 AE. Tersangka dan barang Buk­­ti dibawa dan diaman­kan ke Mapolsek Lubeg untuk proses hukum lebih lanjut. “Pelaku disang­ka­kan dengan Pasal 372 Jo 378  KUHP,” ungkap Chai­rul. (rom)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional