Menu

Irman Gusman: TdS Dongkrak Pariwisata

  Dibaca : 334 kali
Irman Gusman: TdS Dongkrak Pariwisata
BERTEMU— Andre Rosiade melakukan pertemuan dan berdialog dengan warga Perumnas Indarung, Kecamatan Lubukkilangan.
Irman gusman launching Tds di Jakarta - web

Ketua DPD RI Irman Gusman menabuh tambua tasa pertanda di-launching-nya Tour de Singkarak.

JAKARTA, METRO–Pelaksanaan iven internasional Tour de Singkarak (TdS) resmi di-launching Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Irman Gusman, Minggu (20/9) malam di Jakarta. Irman Gusman berharap agar TdS dapat memberikan nilai tambah bagi kemajuan pariwisata di Sumbar.

Launching tersebut ditandai dengan pemukulan gendang tasa oleh Irman Gusman bersama Asisten Deputi Bidang Pengembangan Segmen Pasar Personal Kementerian Pariwisata, Raseno Arya, mantan Wamen Parekraf Sapta Nirwandar, Penjabat Gubernur Sumbar diwakili Asisten III Sudirman Gani, dan Ketua DPRD Sumbar Hendra Irwan Rahim di atas panggung.

Ada beberapa pesan penting yang disampaikan Irman dalam sambutannya. Pertama, TdS harus memberi nilai tambah bagi kemajuan pariwisata Sumbar, terutama terjadinya peningkatan ekonomi masyarakat. Kedua, TdS yang bernilai promosi harus dibarengi dengan peningkatakan kualitas destinasi dan pelayanan masyarakat. Ketiga, sebagai ajang olahraga, TdS harus mampu menggenjot prestasi pebalap Sumbar dan Indonesia.

“Saya berharap ada multiplayer effect dari iven akbar balap sepeda ini, yaitu terjadinya meningkatan ekonomi, meningkatkan daya saing daerah, memperkenalkan destinasi daerah yang memiliki alam yang indah, budaya yang unik dan kuliner yang enak,” ujar Irman.

Ia menyebutkan, potensi pariwisata Ranah Minang bisa menjadi salah satu daya saing daerah ini dalam era Masyarakat Ekonomi Asean yang tinggal empat bulan lagi. “Saya minta, siapa pun yang akan menjadi Gubernur Sumbar mendatang, harus serius menggarap pariwisata ini sebagai produk unggulan,” kata Irman.

Pariwisata Sumbar itu tidak sama dengan Bali. Segmennya pun harus dibedakan. Ranah Minang lebih ke natural dan religiusnya. Karena TdS ini akan dihadiri Presiden RI Joko Widodo, Irman mengharapkan semua pemangku kepentingan bisa duduk bersama dengan Presiden untuk membicarakan tentang penataan ke depan.

Raseno Arya yang mengantar acara ini mewakili Menteri Pariwisata, menyebutkan Tour de Singkarak sudah merupakan tahun ketujuh. Namun sudah memiliki dampak bagi pertumbuhan pariwisata Ranah Minang. ”Kementerian adalah sebagai pendorong, sehingga TdS bisa lebih memperkenalkan ranah ke dunia luar dalam segala aspeknya,” katanya.

Penggagas Tour de Singkarak, Sapta Nirwandar menyebuktan bahwa pelaksanaan TdS sudah mulai dirasakan keberadaannya dalam mempromosikan Ranah Minang ini. Paling tidak, iven akbar ini juga diekspetasikan dapat memacu pembangunan infrastruktur daerah dan membuka akses wilayah untuk pasar dan investasi.

Bahwa TdS punya dampak, mari dilihat saja berapa jumlah hotel yang ada di Sumbar ketika TdS mulai digelar tahun 2009 dan berapa ketika TdS sudah enam kali diadakan. ”Jadi, ada nilai yang tidak bisa dihitung sebagai dampak dari pelaksanaan iven ini,” kata Sapta. Sudirman Gani sendiri ikut memberikan sambutan mewakili Penjabat Gubernur Sumbar.

Tour de Singkarak itu sendiri akan berlangsung 3-11 Oktober 2015 yang dimulai dari Kota Painan. Setelah menjelajahi jarak 1.341,5 KM di 18 kota dan kabupaten di Sumbar, TdS akan berakhir di Kota Padang. Total hadiah yang diperebutkan adalah Rp1,4 miliar. (da)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional