Menu

Irawan Gutama Mataram Rajo Pasisie, Pulang Kampung Menyatukan Pessel

  Dibaca : 848 kali
Irawan Gutama Mataram Rajo Pasisie, Pulang Kampung Menyatukan Pessel
Irawan Gutama Mataram Rajo Pasisie

PESSEL, METRO
Kota Painan, Kabupaten Pesisir Selatan tepatnya di tepian pantai Pesisir Selatan, merupakan tempat kelahiran H.Irawan Gutama Mataram Rajo Pasisie (17 April 1970). Anak paling bungsu dari 7 bersaudara ini merupakan buah hati dari pasangan Amir Hamzah Singabraja Mataram (almr) dan Hj. Nuraini Thaher (almh).

H.Irawan Gutama Mataram Rajo Pasisie, dibesarkan di “ Rumah Amak “, berdiri kokoh di Simpang Ajinomoto Painan, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, dengan nuansa saisuak ( tempo dulu). Walaupun mengalami perombakan, namun tidak mengurangi aura “ Rumah Amak”di masa itu. Kini, rumah itu menjadi saksi bisu dimana Tuanku Rajo Pasisie pernah menghabiskan masa kecil bersama kawan sepermainan.

Semangat serta tekad kuat, dengan didikan orang tuanya Amir Hamzah Singabraja Mataram dan ibunya Hj. Nuraini Thaher yang terkenal tegas dan disiplin pada ke 7 anaknya membuat H.Irawan Gutama Mataram Rajo Pasisie mampu menitih kesuksesan dalam berkarir. Bahkan nilai kedisiplinan dari orang tuanya itu selalu diterapkannya dalam kehidupan kesehari-hari, termasuk bekerja di perusahaan perkapalan berskala Internasional bermakas di Singapura.

Pria memiliki 4 orang anak Putra – Putri, teryata menyimpan segudang prestasi dalam tugas di dunia pelayaran saat bermarkas di Singapore. Hampir seluruh kota di Australia, Tasmania, Jepang, Hongkong, Philipina, Thailand, Malaysia dan Jedah sudah pernah menjadi persinggahan Captain kapal putra asli Pesisir Selatan.

Gemblengan menjadi Taruna, di Akademi Ilmu Pelayaran di Jakarta tahun 1990/1994, dan pendidikan militer mengantarkan Irawan Gutama Mataram tumbuh menjadi sosok yang tangguh dalam menghadapi segala kondisi. Terutama melatih jiwa kepemimpinan sebagai calon pemimpin/ Nahkoda yang berfikir cepat, cermat, dan tepat.

Selepas pendidikan di AIP Jakarta, perkapalan berskala Internasional menjadi perjalanan awal itu, H.Irawan Gutama Mataram Rajo Pasisie, tahun 1995/1997 Britoli Offshore Pte.Ltd Singapore 1997/1998, Consort Bungker Pte Ltd Singapore.1998/1999 hingga tahun 2000, sampai sekarang PT. Persero Pelabuhan Indonesia 1 ( Pelindo) merupakan milik Badan Usaha Milik Negara ( BUMN), masih mempercai nya.

Karena kesibukan barulah pada tahun 2019, Rajo Pasisie rampung menyelesaikan program S1 di STIP Jakarta, dengan peringkat lulusan terbaik. Hingga sampai saat ini Pelabuhan Indonesia 1 (Pelindo) merupakan milik Badan Usaha Milik Negara ( BUMN) menjadi persinggahan.

Prestasi pernah diraih lantas tidak membuatnya besar kepala, setiap pulang kekampung halaman simpang ajinomoto Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat pasti “ Rumah Amak”, menjadi tempat bersillahturahmi bersama keluarga, teman, sahabat dan sanak suadara. Bahkan, tidak lupa turun ke pantai bersama para nelayan yang ada di Painan, dan nelayan – nelayan lainya.

Kehadiran seorang Ibu sebagai Bundo Kanduang limpapeh rumah nan gadang, di tengah – tengah keluarga menjadi sitiwar sindingin tempat berkabar dan berbagi cerita bagi putra – putri beliu. Perlakukan yang sama sama juga dirasakan oleh sahabat – sahabat muda Irawan yang berkumpul dirumah beliu. Semua anggap seperti anak sendiri, dan sahabat – sahabat bertamu kerumah Amak memanggil beliu dengan panggilan kesayangan “ Mama”.

Semangat yang mengalir dari sanak suadara, sahabat, teman, rekan dan keluarga untuk pulang kekampung halaman Painan, Kabupaten Pesisir Selatan untuk membangun Kabupaten Pesisit Selatan menjadi pelecut bagi dirinya untuk pulang ke kampung halaman, ikut dalam Pilkada Calon Bupati Pesisir Selatan.

Dukungan yang mengalir deras secara spontan baik dari team relawan Pessel Emas, Mahasiswa dan masyarakat Pesisir Selatan. Ini adalah amanah serta kepercayaan masyarakat Pessel untuk dirinya, agar pulang ke kempung halaman membangun Pessel Emas.

Walaupun saat ini sedang berada di rantau, namun Tuanku Rajo Pasisie “ TRP “  H.Irawan Gutama Mataram Rajo Pasisie tetap selalu menyapa relawan Pessel Emas, dan dunsanak yang ada dikampung halaman Pesisir Selatan.

Pergerakan spontan relawan Pessel Emas telah bergerak bagaikan akar secara perlahan telah masuk ke nagari dan kecamatan yang ada di Kabupaten Pesisir Selatan. Apa yang dibisa perbuat untuk kampung halaman tercinta terus dilakukan, karena biarpun dirantau tapi cinta pada kampung halamanya tidak bisa dipisahkan.

Masih banyak hal yang belum dilakukan untuk membalas semua pengorbanan Relawan Pessel Emas, termasuk dukungan yang kini mengalir pada dirinya, muda – mudahan dengan nawaitu ( Ar Adv niat) niat kita bersama – sama, perjuangan menuju Pessel Emas dapat terwujud.

Bantuan kepedulian selama cobaan pandemi Covid-19 ( Corona) terjadi di kampung halamanya, Kabupaten Pesisir Selatan juga telah disalurkan melalui team relawan Pessel Emas,  baik itu masker, Alat Pelindung Diri (APD), dan sembako. Yang telah ditrisbusikan ke Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD) Dr. M.Zein Painan, serta bantuan sembako ke sejumblah kecamatan.

Seperti kecamatan IV Jurai, Kecamatan Lengayang (Lakitan), Kecamatan Air Pura, Kecamatan Pancung Soal, Kecamatan Tapan, Kecamatan Lunang dan Kecamatan Silaut.

“Ini semangat tersendiri bagi saya, apa menjadi pengorbanan relawan Pessel Emas dan para dukungan TRP telah mengalir pada diri saya, Inyah Allah dan petunjuk dan Ridho dari Allah SWT, Saya siap menuju Pessel Emas,” tekuk Tuanku Rajo Pasisie.(rio)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional