Menu

IPW Minta Kapolri Tegas dan Berani Mencopot Kapolda

  Dibaca : 66 kali
IPW Minta Kapolri Tegas dan Berani Mencopot Kapolda
RAPAT—Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat menghadiri rapat di DPR RI pekan lalu.

JAKARTA ,METRO–Indonesia Police Watch (IPW) meminta Ka­polri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersikap tegas kepada para bawahan terkait pencapaian target vaksinasi Covid-19. Pelaksana Tugas Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso mengatakan Kapolri Jenderal Listyo harus berani mencopot Kapolda yang tidak mampu mencapai target vaksinasi massal sampai HUT ke-76 Kemerdekaan RI pa­da 17 Agustus 2021.

Menurut Sugeng, Jenderal Listyo telah menyampaikan target dan stra­tegi pelaksanaan percepatan vaksinasi massal yang diharapkan bisa mencapai 70 persen.

Dia menuturkan bahwa Kapolri juga sudah menginstruksikan kepada seluruh Kapolda agar menjalankan strategi itu sehingga mencapai target vaksinasi mas­sal.

 “Menurut IPW, seba­gai pertanggungjawaban publik dan kepada Presiden Jokowi, Kapolri harus tegas dan konsisten dengan target dan strategi yang dilakukannya,” kata Sugeng Teguh Santoso dalam siaran persnya, Senin (2/8).

Dia menambahkan bah­wa Presiden Jokowi pengin mempercepat program vaksinasi Covid-19 pada Agustus sebanyak 2 juta suntikan setiap hari.

 Menurutnya, target ini lebih tinggi dari Juli yang hanya ditarget 34 juta suntikan

“Sementara, untuk September targetnya 53 juta suntikan, Oktober 84 juta, November 80,9 juta, dan Desember 71,7 juta suntikan vaksin,” beber Sugeng.

Menurut dia, dengan adanya Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabin­kam­tibmas) yang sudah mengakar di desa/kelurahan di seluruh Indonesia, Kapolri mestinya sangat mudah untuk memenuhi targetnya.

“Oleh karena itu, Kapolri harus menerapkan reward and punishment terhadap kepala satuan wila­yah baik Kapolda, Kapolres maupun Kapolsek agar bisa mengejar target yang telah dicanangkan oleh Presiden Jokowi,” kata Sugeng.

Oleh karena itu, ujar Sugeng, bagi Kapolda yang gagal memenuhi target maka sudah sepatutnya dicopot dan diganti. “De­mikian juga di tataran Ka­polres dan Kapolsek, harus diberi penghargaan buat yang berhasil dan diberi sanksi bagi yang gagal,” ujarnya.

Lebih lanjut Sugeng menyebut hal ini perlu untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. “Karena Covid-19 ini mu­suh yang tidak kelihatan dan memakan banyak korban jiwa termasuk anggota Polri,” pungkas Sugeng Teguh Santoso. (cuy/jpnn)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional