Menu

IORA Selesai, Pembenahan Pantai Padang Ditinggalkan

  Dibaca : 1464 kali
IORA Selesai, Pembenahan Pantai Padang Ditinggalkan
KONFERENSI PERS— Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumbar, Anwarudin Sulistiyono saat konferensi pers terkait penyidikan kasus penyimpangan pembayaran ganti rugi lahan pembangunan jalan tol Padang-Sicincin.
Pantai Padang - web

Plang nama Kota Padang di Pantai Padang menjadi daya tarik baru pantai, pascadigelarnya IORA.

PURUS, METRO–Perhatian Pemko untuk melakukan penataan Pantai Padang, khususnya di kawasan Purus dinilai warga masih abu-abu, hanya untuk kepentingan seremonial. Buktinya, setelah iven IORA selesai, kawasan Pantai Purus itu lagi jadi perhatian.

“Katanya dulu setelah IORA mau dibenahi. Pedagang ditata. Kawasan pantai dibebaskan. Tapi sampai sekarang malah tambah jelek,” ujar Eva (34), salah seorang pengunjung Pantai Padang, Minggu (1/11).

Eva mengaku, sering membawa anaknya bermain pasir dan ombak pada sore hari di Pantai Purus. Biasanya, dia dapat memilih duduk di tenda-tenda yang banyak disediakan pedagang. Di sana, dia bersama keluarga juga bisa memesan makanan pada pedagang.

Namun, sejak sebagian kios pedagang dibongkar dan sebagian lagi dipindahkan ke Lapau Panjang Cimpago, Pantai Purus tidak lagi tertata. “Sekarang, mau duduk sama anak-anak sebagian kedai sudah dibongkar. Tidak asyik lagi,” terang Eva.

Ia berharap Pemko Padang serius melakukan pembenahan di objek wisata Pantai Padang, khususnya penataan pedagang. Sehingga pengunjung bebas memesan makanan. “Kalau anak-anak kan suka minum es kelapa muda di sini, ada nasi goreng juga. Tapi sekarang sepi,” ujarnya.

Pengunjung lain, Anton (40) berharap Pemko melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata serta SKPD terkait benar-benar serius dan bisa melakukan penataan secara menyeluruh kawasan Pantai Padang menjadi tempat wisata yang aman dan nyaman. Sehingga pengunjung lebih ramai.

Pantauan POSMETRO kemarin, sebagian pedagang yang telah membongkar kiosnya ada yang sudah memindahkan barang barangnya ke LPC. Namun sebagian lagi masih menghuni kawasan pantai.

Terpisah, Kepala Sat Pol PP Padang Firdaus Ilyas mengatakan, hingga kini belum ada perintah dari pimpinan untuk membongkar dan menertibkan kios kios pedagang. Hal itu dikatakan karena belum ada kesepakatan antara Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dan pedagang.

”Kita sih siap saja. Namun sampai sekarang belum ada tanda dari pimpinan untuk membongkar kios,” terang Firdaus. Namun, jika nanti tidak ditemukan juga kesepakatan, Sat Pol PP akan melakukan eksekusi. “Kita tunggu dulu instruksi dari pimpinan (wali kota),” ujarnya. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional