Menu

Inyiek Balang Meresahkan Warga

  Dibaca : 376 kali
Inyiek Balang Meresahkan Warga
Ilustrasi Harimau

SOLOK, METRO
Puluhan warga bersama perangkat Nagari Gantuang Ciri, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok melakukan upaya penghalauan terhadap harimau yang meresahkan warga nagari tersebut. Warga khawatir lantaran jarak kawasan perladangan tempat warga melihat harimau dari pemukiman warga hanya sekitar 4 kilometer.

Warga melakukan penghalauan terhadap Harimau bersama petugas, dilakukan dengan membuat suara atau bunyi-bunyian, agar Harimau kembali masuk hutan. Karena inyiek balang tersebut sudah mulai merangsek mendekati pemukiman masyarakat. Sehingga, sangat meresahkan masyarakat. Setelah beberapa waktu menghilang, kawanan harimau Sumatra yang berada di kawasan hutan di Nagari Gantung Ciri, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok kembali terlihat oleh warga.

Berbeda dengan beberapa waktu lalu, kawanan Harimau yang sebelumnya diketahui berjumlah tiga ekor hanya terlihat sebanyak dua ekor oleh warga. Satu ekor harimau dewasa dan satu ekor lagi anak harimau.“Kemarin sekitar pukul 14.00 WIB, ada warga kita yang melihat harimau di kawasan perladangan warga di Limpauang, Jorong Baringin, Nagari Gantung Ciri,” terang Wali Nagari Gantung Ciri, Hendri Yuda.

Warga yang khawatir terjadi sesuatu memilih untuk kembali dan membiarkan kawanan harimau tersebut. Kemungkinan, harimau tersebut merupakan harimau yang sebelumnya juga pernah ditemui warga sekitar.

Sementara Ketua DPRD Kabupaten Solok, Jon Firman Pandu, meminta petugas dari BKSDA Sumbar untuk membius ketiga harimau yang mengkhawatirkan warga. “Kemarin kita bersama tim juga sudah meninjau ke lokasi bersama petugas, Ini sudah sangat mengkhawatirkannya, kita minta pihak terkait memprioritaskan evakuasi harimau dari sekitaran kawasan perladangan warga,” pinta Jon.

Pihaknya meminta warga untuk tetap waspada dengan kehadiran harimau yang memang belum terlacak keberadaanya.

Sebelum terjadi hal yang membahayakan masyarakat terutama menyangkut keselamatan jiwa warga. Maka diminta masyarakat untuk berhati-hati berangkat dan pulang dari ladang.

Dikatakan, jika inyiek balang merangsek mendekati pemukiman warga, diduga hutan tempat hutan mereka (harimau) berburu untuk mencari makan sudah terganggu atau rusak. Sehingga, untuk mendapatkan makanan demi keberlangsungan habitatnya mereka tidak takut mendekati pemukiman warga. (vko)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional