Menu

Ini Dia Pesan Terakhir Korban Trigana Air Asal Sumbar

  Dibaca : 1355 kali
Ini Dia Pesan Terakhir Korban Trigana Air Asal Sumbar
Timw AR Center menyerahkan bantuan uang tunai dan beras dari Andre Rosiade kepada keluarga Ria di Mata Air, Padang Selatan.

-Armaita (37), disebutkan Basarnas tewas dalam insiden jatuhnya pesawat terbang Trigana Air ATR-42-300 di  Okisidial Jaya Pura, 16 Agustus lalu

PESSEL, METRO–Air mata Puja (14) berlinang. Gadis MTsN itu baru saja jadi yatim. Ibunya, Armaita (37), disebutkan Basarnas tewas dalam insiden jatuhnya pesawat terbang Trigana Air ATR-42/300 di  Okisidial Jaya Pura, 16 Agustus lalu.

“Jaga nenek, jaga adik di rumah. Sekolah yang rajin. Bunda mau pulang. Baik-baik di rumah,” begitu pesan terakhir sang ibunda pada Puja. Seakan menjadi wasiat yang akan dikenangnya sepanjang hidup.

Puja tak mengira, suara bundanya via sambungan telepon pagi sebelum pesawat jatuh adalah yang terakhir. ”Bunda menelepon dan mengabarkan ingin pulang,” ungkap Puja. Air matanya jatuh dengan teras. Menganak sungai di pipinya saat ditemui di rumahnya, kawasan Kampung Calau, Nagari Puluik-Puluik Selatan, Kecamatan IV Jurai, Pessel, Sumbar, Selasa (18/8) siang.

Armaita berangkat ke Jayapura bersama kakaknya Epiardi untuk menyusul sang suami, Muslim (40), yang berjualan soto di Jayapura. ”Da, malang tibo di awak. Pesawat jatuah,” ungkap Muslim saat berkabar kepadan Almasrial (45), kakak korban.

Dengan berkaca- kaca, Puja menunjukkan foto bundanya. ”Bunda pamit ke Jayapura untuk melihat ayah,” kata Puja lirih. Gadis kecil itu tampak lelah menanggung kesedihan. Wajahnya sendu, dengan kantong mata yang sudah sembab karena menangis.
Puja menyebut, dia tidak memiliki firasat apa-apa. ”Perasaan sebelumnya biasa-biasa saja. Tidak ada firasat bunda akan mendapatkan kecelakaan pesawat,” kata Puja.

Walau Basarnas sudah menyebut jika seluruh penumpang Trigana meninggal dunia, namun Puja dan dua kakaknya masih berharap sang ibu pulang dengan selamat. “Ingin ibu pulang,” katanya lirih.

Di kampungnya, Armaita dikenal ramah dan sangat peduli pendidikan anak-anaknya. Sebab itu, warga kampungnya sangat ketakutan ketika mengetahui Armaita jadi korban kecelakaan pesawat. (*)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional