Menu

Ingin Operasionalkan Bajaj, Silakan Urus Izin di DPMPTSP, Dishub Siapkan Regulasi dan Ongkos Penumpang

  Dibaca : 648 kali
Ingin Operasionalkan Bajaj, Silakan Urus Izin di DPMPTSP, Dishub Siapkan Regulasi dan Ongkos Penumpang
Ilustrasi

MATOAIA, METRO – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Padang Dian Fakri mengimbau bagi masyarakat yang ingin berinvestasi dan berminat untuk mengoperasionalkan angkutan lingkungan atau bajaj, dipersilahkan mendaftar ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP)Kota Padang. Pemko telah menyiapkan regulasi dan aturan operasional tentang angkutan lingkungan tersebut.

“Silakan hubungi dealernya. Beli kendaraan dan urus izin ke DPMPTSP Kota Padang,” kata Dian Fakri, Kamis (12/12).

Dengan berbekal izin tersebut, maka angkutan lingkungan ini sudah bisa dioperasionalkan sesuai dengan pengajuan yang dimaksudkan. Saat ini, Dishub sudah menyiapkan regulasi operasional hingga ongkos penumpang.

Ia mencontohkan, pada angkutan untuk Perumnas Belimbing. Bagi pengusaha angkutan yang ingin terlibat, dipersilahkan membeli kendaraan bajaj dan mengurus izin ke DPMPTSP Padang. Kemudian, bisa berkoordinasi dengan Dishub untuk operasional.

“Silakan ajukan perizinan. Dan silahkan operasionalkan. Kita sudah siapkan regulasinya,” kata Dian.

Saat ini, Kota Padang masih butuh banyak angkutan. Terutama angkutan lingkungan. Angkutan lingkungan ini akan menjadi media untuk mengantarkan penumpang dari jalan utama hingga ke gang-gang sempit. Sehingga dirancanglah angkutan-angkutan yang bisa menelusuri gang gang sempit. Yakni kendaraan roda tiga.

Nantinya, jika jumlahnya sudah banyak maka semua angkutan lingkungan ini akan diseragamkan. Sehingga menjadi lebih bagus dan rapi.

Di sisi lain, dengan kendaraan bajaj ini diharapkan penumpang terselamatkan. Saat ini menurut Dian, banyak ibu-ibu yang membawa barang belanjaan dengan jumlah yang cukup banyak menaiki ojek (kendaraan roda dua). Kondisi itu menurutnya sangat berbahaya.

“Sudah saatnya kita berfikir tentang keselamatan penumpang. Salah satunya dengan naik bajaj ini,” sebut Dian.

Seperti yang diberitakan POSMETRO sebelumnya, Dishub Kota Padang juga sedang menyiapkan Perwako tentang angkutan lingkungan tersebut. Saat ini, ada 1.200 angkot yang aktif di Kota Padang. Direncanakan nanti, semua angkot angkot dari berbagai jurusan itu diganti dengan bajai roda empat atau roda tiga. Sehingga seragam semuanya.

Dengan rencana ini, maka di kota Padang ini nantinya cuma ada dua macam angkutan. Yakni Trans Padang yang berupa bus besar dan beroperasi di jalan-jalan utama, serta bajaj roda empat atau roda tiga sebagai angkutan lingkungan.

Kendaraan bajaj diharapkan mampu mengurangi kemacetan karena bodinya yang kecil karena tak menghabiskan badan jalan. Di samping itu dengan kondisi yang kecil ini juga mampu mengantarkan penumpang sampai ke gang-gang sempit. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional