Menu

Ingin Minta Maaf, Rita Sumarni Datangi Kantor KPU

  Dibaca : 705 kali
Ingin Minta Maaf, Rita Sumarni Datangi Kantor KPU
DATANGI KPU— Rita Sumarni mengenakan seragam BPBD Kota Padang bersama Yuliastim dan Kabid BPBD Kota Padang Hendri Gani, mendatangi kantor KPU Sumbar, untuk meminta maaf kepada ketua KPU, namun sayang Ketua KPU tidak berada di tempat, Selasa (16/6).

PADANG, METRO
Rita Sumarni, Petugas pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang sempat viral lantaran menyebarkan foto KTP milik Ketua KPU Sumbar Amnasmen di media sosialnya, kemarin, Selasa (16/6) datangi kantor KPU Sumbar bertujuan untuk meminta maaf langsung kepada Amnasmen.

Kedatangan Rita Sumarni pada pukul 10:00 WIB dengan seragam BPBD Kota Padang yang didampingi langsung oleh Yuliastim dan Kabid BPBD Kota Padang Hendri Gani tersebut tidak bertemu dengan Amnasmen sebab ketua tidak berada di lokasi.

“Saya sudah kekantor KPU tadi pagi, tapi ketua tidak ada dikantor,” ujar Rita Sumarni saat di hubungi Posmetro Padang, Selasa (16/6).

Rita menjelaskan, bahwa tujuannya mendatangi kantor KPU Sumbar ialah untuk meminta maaf langsung kepada Amnasmen lantaran kasus yang terjadi tempo hari disaat dalam menjalani tugas PSBB di Lubuk Paraku, perbatasan Kota Padang dan Kabupaten Solok.

“Kalau bertemu bapak, tolong sampaikan kalau saya sudah datang ke kantor untuk minta maaf, saya harap beliau bisa menyelesaikan dengan kekeluargaan saja, anggap saya ini juga keluarga atau bahkan adiknya saya harap jangan diperpanjang,” kata Rita.

Ia juga mengatakan kalau terkait kasus pada saat ia bertugas sebagai petugas PSBB di Lubuk Paraku sudah ia lupakan.

“Saya sendiri sudah lupa masalah itu, saya hanya menjalani tugas, saya harap beliau bisa anggap saya ini juga bagian dari keluarga,” ujarnya.

Saat ditanyai apakah sudah mencoba menghubungi Amnasmen langsung via telfon selularnya, Rita mengatakan belum, sebab sampai saat ini ia tidak memiliki nomor telepon Amnasmen.

“Saya belum dapat nomornya, tadi sudah meminta kepada sekuriti yang berjaga namun sekuriti juga tidak memilikinya,” katanya.

Kemudian dihubungi terpisah, Amnasmen mengatakan bahwa saat Rita Sumarni mendatangi KPU Sumbar ia berada di kampus Unand.

“Saya tadi pagi berada di Unand, jadi saya tidak tahu kalau ada tamu, sebelumnya juga tidak ada janji,” katanya.

Sementara itu, Kuasa Hukum Amnasmen, Armadaepa saat dihubungi mengatakan bahwa untuk masalah di Lubuk Paraku dengan Amnasmen sudah dimaafkan oleh kliennya tersebut.

“Klien saya bilang kalau masalah di Lubuk Paraku klien saya sudah dimaafkan, namun dengan tindakan yang dilakukan oleh Rita Sumarni dengan memposting KTP di media sosial pribadinya itu masalah yang berbeda, tindakan yang dilakukannya itu adalah tindak pidana,” kata Epa sapaan akrabnya.

Epa juga turut mengomentari terkait permintaan maaf oleh sekretaris daerah (Sekda) kota Padang Amasrul.

“Kalau soal di Lubuk Paraku tidak perlu Sekda minta maaf, begitupun juga dengan Rita Sumarni, sebab ketika Amnasmen sudah berada di atas mobil dinasnya, ia sudah memaafkan, tapi postingan di facebook, itu yang jadi masalah, itukan dua hal yang berbeda, tidak perlu Sekda minta maaf, itu masalah pribadi Rita Sumarni, saya rasa itu terlalu jauh tanggung jawab Sekda, apa mau Sekda bertanggung jawab dengan tindakan yang bermuatan pidana atas ulah anggotanya?,” katanya.

Ia juga mengatakan sampai saat ini terkait kasus pelaporan Amnasmen ke Polda Sumbar dengan tindakan yang dilakukan oleh Rita Sumarni tersebut belum ada arahan dari kliennya.

“Sampai saat ini pak Amnasmen belum menyuruh untuk mencabut laporannya,” tutupnya.(heu)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional