Close

Ingin Latihan Kerja? Silakan ke BLK

UPTD BLK— Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Latihan Kerja Sijunjung yang terletak di Jalan M Safe'i Muaro Sijunjung. (endo/posmetro)

SIJUNJUNG, METRO – Sebagai upaya untuk menekan angka pengangguran, pemerintah daerah melalui Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Nakertrans) Kabupaten Sijunjung membuka peluang bagi masyarakat untuk mengikuti berbagai program pelatihan keahlian melalui Balai Latihan Kerja (BLK).

Dari berbagai jenis paket pelatihan yang tersedia, masyarakat diperbolehkan untuk memilih sesuai dengan bakat dan minat yang diinginkan secara gratis. “Bagi masyarakat yang memiliki keinginan untuk mengikuti program pelatihan kita persilahkan untuk mendaftar di UPTD Balai Latihan Kerja. Silahkan pilih jenis pelatihannya sesuai dengan keinginan dan bakat, pelatihan gratis tidak dipungut biaya,” tutur Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi, Adlis melalui Kasubag tata usaha UPTD. BLK Sijunjung, Muslimul Khair.

Pihaknya mengatakan bahwa, setiap peserta yang telah mengikuti pelatihan akan didata dan disalurkan kepada perusahaan, ataupun membuka usaha secara mandiri.

“Setelah dibekali keahlian, para peserta ini akan didata dan bisa juga kita salurkan kepada perusahaan untuk mendapatkan lapangan kerja, ataupun membuka usaha secara mandiri,” kata Muslimul.

Dijelaskan, untuk tahun 2019 ini hingga Desember mendatang masih tersedia sebanyak 12 paket pelatihan yang akan dilaksanakan. Sedangkan 51 paket sebelumnya telah sukses digelar.

“Total paket di tahun 2019 ini sebanyak 63 dan sudah dilaksanakan 51 paket dan masih ada 12 paket hingga Desember mendatang,” ujar Adlis.

Dari paket pelatihan yang tersedia diantaranya ada sejumlah paket dengan bidang baru seperti pelatihan Kepariwisataan. Pelatihan itu sejalan dengan program pemerintah daerah yang mengembangkan kawasan Geopark Silokek.

“Sejalan dengan pengembangan Geopark Silokek, kita di BLK menghadirkan jenis pelatihan yang baru untuk menunjang kepariwisataan di Kabupaten Sijunjung, di tahun ini sudah ada pelatihan Pariwisata. Disana kita siapkan bagaimana pengelolaan pariwisata oleh masyarakat,” ungkap Adlis.

Tidak hanya dibidang pelatihan saja, Disnakertrans juga sudah melakukan kerjasama dengan sejumlah perusahaan baik dalam dan luar negeri untuk menyalurkan tenaga kerja yang sudah dibekali keahlian dibidangnya.

“Jadi peserta ini kita berdayakan, tergantung kemauan mereka. Ada yang ingin bekerja di perusahaan baik didalam kabupaten ataupun di provinsi lain, sudah kita salurkan. Bahkan ada yang ke luar negeri seperti ke Malaysia dan program kerja magang ke Jepang,” sebut Adlis.

Pihaknya menegaskan bahwa kegiatan yang dilakukan tersebut merupakan bentuk pembangunan yang dilaksanakan pemerintah daerah yang menyentuh langsung kepada masyarakat, terutama untuk menekan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi.

“Mulai dari perekrutan peserta, kemudian dibekali pelatihan dan keahlian, kita salurkan ke lapangan pekerjaan, itu semua merupakan kegiatan pembangunan. Di tahun 2019 ini saja sudah 816 orang yang kita latih. Bahkan dari target daerah jauh melebihi batas, hanya 500 orang,” tambah Adlis. (ndo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top