Menu

Indonesia vs Vietnam, Duel Duo Tim Tersubur

  Dibaca : 286 kali
Indonesia vs Vietnam, Duel Duo Tim Tersubur
Osvaldo Haay

Final sepak bola SEA Games 2019 akan mempertemukan timnas U-23 Indonesia dengan timnas U-23 Vietnam. Laga ini akan digelar di Stadion Rizal Memorial, Filipina Selasa (10/12) disiarkan secara langsung LIVE RCTI mulai pukul 19.00 WIB.

Melihat performa kedua tim, Indonesia dan Vietnam memang pantas memperebutkan medali emas pada partai puncak. Pasalnya, Indonesia dan Vietnam adalah dua tim paling subur dalam SEA Games 2019. Hingga semifinal, Indonesia dan Vietnam sudah mencetak total 21 gol. Tidak hanya soal gol, jumlah kebobolan Indonesia dan Vietnam juga identik. Kedua tim baru kebobolan empat gol dari enam laga.

Namun, untuk urusan hasil akhir, Vietnam sedikit lebih unggul atas Indonesia. Vietnam belum pernah merasakan kekalahan, sementara Indonesia sudah satu kali. Satu-satunya kekalahan Indonesia didapat saat melawan Vietnam pada laga ketiga Grup B. Saat itu, Indonesia takluk 1-2 dari Vietnam.

Indonesia akhirnya lolos ke semifinal sebagai runner-up, sedangkan Vietnam menjadi juara Grup B.

Melihat hal ini, penyerang Vietnam, Nguyen Tien Linh, tak mau meremehkan Indonesia. Menurutnya, laga final pasti akan berbeda dibandingkan saat fase grup. Berbagai faktor termasuk motivasi balas dendam pemain Indonesia juga akan berperan.

“Indonesia adalah lawan yang kuat. Kami akan berdiskusi dengan tim pelatih untuk menentukan strategi yang dipakai nanti,” kata Nguyen Tien Linh dikutip dari situs web VN Express.

“Saya pikir laga final nanti akan sangat menarik. Kedua tim sama-sama ingin menang dan mendapat emas. Kami akan berusaha sebaik mungkin untuk menang,” ujar Nguyen Tien Linh.

Tak hanya soal medali emas, pemain Indonesia dan Vietnam juga akan berebut status pencetak gol terbanyak alias top skor. Indonesia akan diwakili Osvaldo Haay, sementara Vietnam punya Ha Duc Chinh.

Sejauh ini, Osvaldo dan Ha Duc Chinh sudah mencetak delapan gol. Pertarungan dua tim terbaik yang punya penyerang haus gol tentu membuat final SEA Games 2019 menjadi sangat menarik.

Tidak hanya itu, Indonesia dan Vietnam juga ingin mengakhiri puasa medali emas yang sudah lebih dari 20 tahun.

Terakhir kali Indonesia meraih medali emas adalah tahun 1991. Di sisi lain, Veitnam puasa lebih lama yakni selama 60 tahun. Vietnam masih bernama Vietnam Selatan saat meraih medali emas SEA Games 1959.

Sementara itu, pelatih Timnas U-23 Vietnam Park Hang Seo menilai sisi sayap Timnas U-23 Indonesia berbahaya.

“Indonesia membuat 17 gol di fase grup SEA Games ini, di mana 70-80 persen di antaranya bersumber dari pergerakan di sayap kanan dan kiri. Itu menjadi salah satu perhatian kami dalam persiapan untuk laga final,” ujar Park.

Di sisi lebar lapangan, pelatih asal Korea Selatan itu menganggap Indonesia memiliki pemain-pemain yang cepat. Saddil Ramdani dan kawan-kawan dinilai cepat melakukan transisi dan mampu mengorganisasi diri dengan baik.
“Para pemain Indonesia mengetahui tugas dan posisi mereka masing-masing. Transisi mereka sangat cepat,” tutur Park.

Vietnam sendiri mengalami situasi yang kurang menguntungkan menjelang final SEA Games 2019 setelah kapten mereka Nguyen Quang Hai cedera. Meski demikian, Park menegaskan bahwa hal tersebut bukanlah sesuatu yang membuat dia khawatir. “Kami bermain sebagai tim dan kami berlaga untuk meraih satu tujuan yaitu juara,” kata dia.

Meski kalah dalam pertemuan dalam penyisihan grup atas Vietnam 0-2, namun Indra Sjafri optimistis Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan bisa meraih kesuksesan dalam pertemuan final nanti.

“Sebelum ke final Indonesia kalah dari Vietnam di babak grup. Saat itu saya berkata, saya ingin bertemu Vietnam di final. Hari ini, hal itu jadi kenyataan. Saya ingin Indonesia menang dalam pertemuan kali ini,” ujar Indra Sjafri dikutip dari Thao Van Hoa.

Indra menyebut pertandingan final SEA Games nanti akan menarik, karena Indonesia dan Vietnam sama-sama mendambakan medali emas pesta olahraga ASEAN itu.

“Kedua tim sama-sama lapar medali emas. Terakhir kali Indonesia memenangi emas di SEA Games pada 1991, kami harus menunggu lebih dari 20 tahun,” ucap Indra.

“Vietnam juga harus menunggu lama, saya tidak tahu berapa lama mereka menunggu. Tetapi mereka juga bercita-cita memenangi emas seperti kami. Pertandingan besok akan sangat menarik,” kata Indra menambahkan.

Final di SEA Games 2019 merupakan yang ketiga bagi Indonesia setelah 2011 dan 2013 sejak era U-23 diperkenalkan di multievent dua tahun tersebut pada 2001.

Sedangkan bagi Vietnam akan jadi final keempat mereka usai edisi 2003, 2005, dan 2009. Meski demikian pertemuan di final akan jadi edisi pertama bagi Timnas Indonesia U-23 dan Vietnam di SEA Games. (rgr)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional