Menu

Indonesia Penyumbang Sampah Plastik Nomor 2 di Dunia, Lima Ton Sampah Plastik Dikeluarkan

  Dibaca : 85 kali
Indonesia Penyumbang Sampah Plastik Nomor 2 di Dunia, Lima Ton Sampah Plastik Dikeluarkan
KETERANGAN PERS—Danlantamal II Laksamana Pertama TNI Hargianto didampingi Wakil Ketua DPRD Sumbar Indra Datuk Rajo Lelo dan Sekda Amasrul menjelaskan kepada wartawan, usai aksi bersih pantai menyambut Hari Dharma Samudera dan Hari Korps Kowal.

PADANG, METRO
Sebagai ikon wisata di Padang, kawasan Pantai Padang mulai Bantang Muara hingga Muaro Lasak, salah satu agenda pariwisata yang dimiliki Sumbar, Kota Padang khususnya yang menasional karena memiliki pemandangan yang indah dan kuliner yang nikmat.

”Namun sayang, jika ikon ini tak terjaga, kumuh dan dikotori dengan sampah plastik maka akan memperburuk citra Sumbar, khususnya Kota Padang pada tingkat nasional dan bahkan internasional dalam dunia pariwisata,” ujar Danlantamal II Laksamana Pertama TNI Hargianto, didampingi Wakil Ketua DPRD Sumbar Indra Datuk Rajo Lelo, Sekda Kota Padang Amasrul, Danrem 032/WBR, Kapolresta Padang saat memimpin aksi bersih pantai menyambut hari Dharma Samudera dan hari Korps Kowal di Pantai Padang diikuti TNI AU, AD dan Polri serta elemen masyarakat, kemarin.

Dikatakan, sampah plastik hingga kini masih menjadi persoalan serius bagi Indonesia dan juga negara lain di dunia. Di Nusantara, sampah plastik tak hanya dijumpai di wilayah darat saja, tapi juga sudah menyebarluas ke wilayah laut yang luasnya mencapai dua pertiga dari total luas Indonesia. “Semua pihak dihimbau untuk terus terlibat dalam penanganan sampah plastik yang ada di laut,” ujar Hargianto.

Menurut informasi yang diperoleh, setiap tahun sedikitnya sebanyak 1,29 juta ton sampah dibuang ke sungai dan bermuara di lautan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 13.000 plastik mengapung di setiap kilometer persegi setiap tahunnya. Fakta tersebut menasbihkan Indonesia menjadi negara nomor dua di dunia dengan produksi sampah plastik terbanyak di lautan.

Semakin banyak sampah plastik di lautan, maka semakin besar ancaman bagi kelestarian ekosistem di laut. Meski ancaman kerusakan tak hanya berasal dari sampah plastik, tetapi dia tetap mengingatkan bahwa dampak yang ditimbulkan dari sampah plastik juga sangat berbahaya.

“Untuk itu, mari selamatkan laut Indonesia dan ekosistemnya dari sampah, khususnya pantai Padang sekitar dan umumnya daerah pesisir Sumatera Barat dan wilayah kerja Lantamal II,”ujarnya.

Selain sampah plastik sebut Hargianto, ancaman kerusakan ekosistem di laut, juga disebabkan oleh pencemaran industri, penangkapan ikan berlebih, reklamasi pantai, dan pengasaman laut sebagai dampak perubahan iklim. Kondisi itu, harus segera dicarikan solusi untuk menyelamatkan ekosistem laut yang bermanfaat sangat banyak untuk masyarakat.

“Salah satu wujud kepedulian Lantamal II kita kerahklan ratusan prajurit bersihkan areal pantai. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Lantamal II terhadap lingkungan yang ditagretkan secara berkesinambungan,”tegas Hargianto.

Sekda Kota Padang Amasrul mewakili Wali Kota Padang mengaku mendukung aksi bakti sosial ini. Apa yang dikatakan Danlantamal II Laksamana Pertama TNI Hargianto dan prajuritnya itu kita harus dukung. “Karena aksi ini berguna untuk kita bersama dan kelangsungan hidup penghuni laut. Dalam aksi inipun diperkirakan sekitar 5 ton sampah berhasil dikeluarkan,”ucap Amasrul. (ped)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional