Menu

Indonesia Diserang Krisis Global, Andre Rosiade: Pemerintah Harus Segera Selamatkan UMKM

  Dibaca : 441 kali
Indonesia Diserang Krisis Global, Andre Rosiade: Pemerintah Harus Segera Selamatkan UMKM
Andre Rosiade

JAKARTA, METRO—Penyebaran wabah virus Corona (Covid 19) serta runtuhnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang mencapai angka Rp 16.455 per 1 USD sangat berdampak bagi sebagian besar masyarakat menengah ke bawah di Indonesia, khususnya di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal tersebut terlihat dari naiknya harga bahan baku serta kebutuhan bahan pokok masyarakat yang terjadi di pasaran.

Karena itu, Anggota Komisi VI DPR RI yang membidangi masalah koperasi dan UMKM Andre Rosiade meminta agar pemerintah bergerak cepat untuk menyelamatkan sektor UMKM dengan memberikan stimulus bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah agar bisa bertahan dari tekanan ekonomi akibat wabah virus Covid 19 ini.

“Saya mendorong pemerintah terutama Kementerian Koperasi dan UKM serta lembaga terkait lainnya untuk segera memberikan solusi bagi para pelaku UMKM agar bisa bertahan dan bangkit dari tekanan ekonomi akibat wabah virus Covid 19 ini,” kata Andre di Jakarta, Selasa (24/3/2020).

Apalagi, lanjut Andre, sektor UMKM merupakan penyangga perekonomian Indonesia seperti yang terjadi saat krisis ekonomi dan keuangan pada tahun 1998 dan 2008. Karena itu, politisi Partai Gerindra ini menyarankan agar pemerintah Indonesia segera mengeluarkan kebijakan pro-UMKM dengan terfokus pada bantuan modal dan pemasaran.

“Sudah saatnya pemerintah Indonesia mengeluarkan paket bantuan yang ditujukan untuk usaha kecil menengah (UKM) dan wirausaha skala kecil, untuk melindungi mereka dari kebangkrutan dan mengurangi kecemasan keuangan mereka dalam menghadapi tekanan ekonomi akibat wabah virus Covid 19 ini,” tutur Andre.

“Paket bantuan untuk pengusaha skala kecil ini dapat diberikan dalam berbagai bentuk, seperti pinjaman bunga rendah 1,5 persen, dan pemberian debt rollover atau kredit bergulir dengan sistem pembayaran cicilan fleksibel. Dengan begitu para pelaku UMKM pasti sangat terbantu dan bisa bertahan dari kondisi saat ini,” tambah Andre.

Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Barat ini menjelaskan, dengan memperkuat peran UMKM sebagai punggung perekonomian nasional, diharapkan kondisi makroekonomi Indonesia juga menjadi lebih tahan banting terhadap ketidakpastian global di tahun-tahun mendatang.

Apalagi, Kementerian Koperasi dan UKM memiliki lima target dalam roadmap pengembangan UMKM 2020-2024, terutama di akhir tahun 2020 yang menargetkan kenaikan ekspor UMKM mencapai angka 18% dari 14%, Kontribusi UMKM terhadap PDB nasional meningkat 61%, rasio kewirausahaan meningkat 3,55%, meningkatnya koperasi modern, dan UMKM yang naik kelas.

“Karena itu saat ini kita menunggu langkah konkret pemerintah untuk segera menyelamatkan UMKM dari serangan virus dan krisis global ini sehingga bangsa Indonesia bisa selamat,” tutupnya. (rel)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

IKLAN

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional