Menu

Imbas Covid-19, Penjualan Sapi Turun 25 Persen

  Dibaca : 187 kali
Imbas Covid-19, Penjualan Sapi Turun 25 Persen
BERSIHKAN KANDANG— Pekerja terlihat membersihkan kandang di lokasi penjualan sapi kurban yang berada di kawasan Ulu Gadut.

GANTING, METRO
Pedagang sapi kurban di Kota Padang mengaku mengalami penurunan penjualan jelang Idul Adha. Menurut pedagang, penurunan penjualan sapi kurban ini kemungkinan disebabkan kondisi saat ini yang lagi pandemi Covid-19.

Salah seorang pedagang, Syaufito mengungkapkan, penjualan sapi kurban mengalami penurunan 25 persen dari tahun-tahun sebelumnya. “Permintaan dari masjid/mushalla sangat jauh berkurang. Tahun lalu satu masjid ada membeli 15 ekor, sekarang 5-7 ekor saja,” ujar Fito yang juga Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Lubeg ini.

Ia menambahkan, sapi kurban yang dijualnya bervariasi harganya, sesuai dengan berat dan jenisnya. Harga mulai Rp 15 juta hingga Rp 30 juta. Jenis sapi yang ada seperti sapi bali dan kampung. Sapi kurban yang dijualnya berasal dari Medan, Balikpapan, Pesisir Selatan, dan Padang.

Untuk saat ini terangnya, ia miliki stok sapi sebanyak 220 ekor. Mengenai perawatannya, sapi diberi makan ampas, rumput dan sagu. Disamping itu, pemeriksaan kesehatan juga dilakukan oleh dokter hewan secara rutin. Hal ini demi menghindari penyakit serta sapi yang dipesan masyarakat sehat dan baik kualitasnya.

Masjid Raya Ganting
Sementara itu, sebanyak enam ekor sapi siap disembelih di Masjid Raya Ganting, Kecamatan Padang Timur pada Hari Raya Idul Adha 1441 H yang jatuh pada 31 Juli mendatang. Ketua Harian Masjid Raya Ganting, Alsyam mengatakan, peserta kurban dibebankan membayar Rp 2,4 juta per orangnya.

Ia menjelaskan, besaran uang ini naik dari tahun lalu yang hanya berkisar Rp 2,2 juta. Kenaikan disebabkan harga sapi juga meningkat saat dibeli kepada para toke yang menjual.” Kurban 2020 ini peserta diwajibkan membayar Rp 2,4 juta per orang. Jumlah sapi kurban tahun ini turun dari tahun lalu yang mencapai 9 ekor. Ini karena pandemi corona,” ujarnya pada, Minggu (19/7).

Ia mengungkapkan, sistem pembayaran uang bagi peserta kurban ada dua cara. Yaitu, boleh langsung lunas dan melalui cicilan per bulannya. Ini tergantung anggaran dimiliki peserta.

Kemudian terang Alsyam, penyembelihan akan dilakukan usai shalat Idul Adha nantinya di pekarangan masjid yang dilakukan panitia penyelenggara dan disaksikan seluruh peserta. Selain itu, mengenai sapi kurban yang dibeli berkisar Rp18 juta per ekor dan kriterianya tidak cacat tubuh dan sesuai syariat Islam.

“Sapinya yang bagus, umurnya tidak kurang dari dua tahun dan memilki surat sehat yang dikeluarkan oleh dokter hewan yang memeriksa,” sebutnya. (ade)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional