Close

Imbang di Laga Terakhir Penyisihan 8 Besar Nasional, Rafhely FC Gagal ke Semifinal LFN 2022

PERTANDINGAN-Jalannya pertandingan antara Rafhely FC (Sumbar) versus Juku Eja (Sulsel) yang berakhir dengan hasil imbang 0-0. Hasil ini membuat Rafhely FC gagal tembus semifinal LFN 2022.

PURWOKERTO, METRO–Mimpi Rafhely FC, wakil Sumatera Barat di ajang Liga Futsal Nusantara (LFN) 2022 untuk menembus kompetisi profesional Indonesia musim 2023, dipastikan gagal usai laga terakhir penyisihan grup I Babak 8 Besar Nasional di GOR Sasana Krida Raga Satria, Purwokerto, Kamis (14/7) hanya bermain 0-0 dengan wakil Sulawesi Selatan, Juku Eja FC.

Jalannya pertandingan antara Rafhely dengan Juku Eja berjalan sengit. Partai hidup mati untuk memastikan satu tiket lolos ke semifinal.

Rafhely yang membutuhkan kemenangan sejak kick off babak pertama langsung menekan Juju Eja FC. Tekanan deras yang dilancarkan memaksa lawan cenderung bertahan dan menunggu.

Banyak peluang bagi Rafhely namun tidak berbuah gol. Sebaliknya, Juku Eja yang hanya memerlukan imbang, dengan permainan hati hati juga men­dapatkan peluang melalui serangan balik, juga tidak melahirkan gol.

Memasuki babak ke­dua, Rafhely meningkatkan intensitas serangan. Berkali-kali mampu merepotkan pertahanan Juku Eja FC. Terus mengurung, Peluang tercipta dari sepakan Ramadhan Ibrohim, kapten tim Rahmadi Ilham dan Elviano Eba Pangestu, m­a­sih sebatas ancaman.

Juku Eja FC tidak panik, meladeni sabar dan disiplin tekanan dari anak anak Sumbar ini. Dengan nene­rapkan umpan langsung dari penjaga gawang, ke­rap dilakukan anak anak Juku Eja. Juga belum bisa menembus tembok pertahanan Rafhely FC.

Dipenghujung laga, Ra­fhely melancarkan powerplay untuk memburu gol. Nyaris saja memecah kebuntuan, andai sepakan Bintang Wardhana tidak menerpa tiang gawang Ju­ku Eja. Hingga tak ada waktu tersisa, pertandi­ngan berkesudahan sama kuat.

Tambahan satu poin ini, hanya membawa Rafhely FC mengumpulkan nilai akhir 2 poin dari hasil dua kali imbang dengan Juku Eja FC dan Kuda Laut Nusantara FC DKI dan kalah di laga pertama dengan The Younger Bali. Dengan demikian, Rafhely FC terhenti di penyisihan grup dan urung merebut tiket semifinal.

Sedangkan dua tim yang lolos, yakni The Younger Bali, peringkat pertama dengan nilai 6 poin, disusul peringkat kedua Juku Eja FC, 5 poin. Rafhely bersama Kuda Laut Nusantara tersisih.

Sehabis laga, Manajer Rafhely FC H Yasman Yanusar mengatakan hasil ini belum mampu membuat tim lolos karena memang butuh kemenangan.

Pak Haji, sering dia di­sapa, menyebutkan tim Rafhely pulang dengan kepala tegak karena pemain telah mati-matian berjuang di pertandingan siang tadi dengan banyak peluang tercipta namun tidak bisa menjadi gol.

“Untuk lolos memang butuh kemenangan karena di dua laga awal tim kalah dari Bali dan imbang dari Kuda Laut. Kita incar kemenangan di laga terkahir tapi hasilnya kita dapat imbang,” ucapnya.

Disisi lain, Pak Haji berterima kasih kepada perantau Minang mulai dari Persatuan Warga Sungayang (PWS) Jawa Tengah, Ikatan Kelurga Minang (IKM) Ba­nyumas dan Purbalingga yang telah memberikan dukungan langsung kepada tim di lapangan.

“Ini perjuangan sudah maksimal namun hasil ma­sih belum memuaskan. Kita bersyukur semua pemain dalam kondisi baik dan akan bertolak malam ini langsung ke Jakarta dan esok terbang ke Padang,” tukas Pak Haji. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top