Menu

Ilham Maulana Bantah Selewengkan Dana Pokir

  Dibaca : 111 kali
Ilham Maulana Bantah Selewengkan Dana Pokir
Wakil Ketua DPRD Padang, Ilham Maulana didampingi pengacaranya Yul Akhyari Sastra melakukan pertemuan dengan sejumlah wartawan di sebuah hotel di Kota Padang. Sabtu (24/7).

SAWAHAN, METRO–Setelah penyidik me­naik­kan status kasus korupsi dana pokok pikiran (Pokir) Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Ilham Maulana dari penyelidikan ke penyidikan, Wakil Ketua DPRD Padang, Ilham Maulana didampingi pengacaranya melakukan pertemuan dengan sejumlah wartawan di sebuah hotel di Kota Padang. Sabtu (24/7).

Dalam pertemuan ter­sebut, Ilham Maulana mem­bantah perihal dugaan penyelewengan dana Pokok Pikiran (Pokir) berupa bantuan sosial yang diperuntukkan bagi ma­syarakat kurang mampu di tahun 2020 yang lalu.

Ilham Maulana menjelaskan Bansos yang dibe­rikan, diperuntukan kepada 100 penerima yang telah disejutui. Dalam hal penerimaan bantuan, langsung dikirim melalui rekening oleh Dinas Sosial Kota Padang.

“Sebelum uang ditranfer, penerima diwajibkan memberikan sejumlah surat seperti perjanjian fakta integritas sebagai penguat dalam penyaluran bantuan,” ucapnya.

Dalam hal Bansos ter­sebut, Ilham hanya  mengusulkan nama-nama penerima bansos. Sedangkan untuk pencairan, merupakan kewenangan dari Dinas Sosial kepada penerima bantuan setelah melengkapi sejumlah persyaratan yang telah ditetapkan.

“Jadi, anggota DPRD hanyalah sebagai pengu­sul, sedangkan penyalurannya dilakukan sepenuhnya oleh Dinsos Kota Padang. Tidak mungkin sekali uang masuk ke rekening saya, apalagi Kota Padang secara jelas meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2020. Jelas su­dah tidak ada penyimpangan,” tegasnya.

 Pengacara Ilham Mau­lana Yul Akhyari Sastra menambahkan, kliennya hanya sebagai pengusul. Sedangkan dana bansos itu langsung masuk ke rekening penerima bantuan dari rekening Pemda.

“Bagaimana penggu­naan bantuan tersebut itu adalah tanggung jawab si penerima,” katanya.

Berdasarkan informasi yang berkembang, karena ada yang tidak menerima bantuan, maka, para penerima bantuan membagi uang yang diterima ke yang tidak lolos dalam hal penerimaan bantuan bansos.

“Karena ada yanga ti­dak lolos dalam hal penerimaan bantuan. Maka kelompok yang menerima bantuan, mengeluarkan lima ratus ribu rupiah kepada warga yang tidak menerima bantuan. Jelas, pembagian tersebut murni diluar tanggung jawab Ilham Maulana, dan tanpa sepengetahuan Ilham Mau­lana. Jadi Ilham Maulana tidak pernah meminta dan mengumpulkan uang bansos yang telah diberikan pemerintah. Oleh karena itu, kasim siap diperiksa oleh kepolisian, dan kami juga meminta peran BPK untuk melakukan audit investigasi khusus ,” tegasnya.

Jumat (23/7),  Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda me­nyampaikan bahwa penyidik sudah menaikkan status kasus korupsi dana pokok pikiran (Pokir) Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Ilham Maulana dari penyelidikan ke penyidikan.

Menurutnya, naik status tersebut karena penyidik telah menemukan ada­nya unsur pidana yang diduga merugikan negara ratusan juta.

“Kemarin lidik (penyelidikan) sekarang naik kasusnya ke sidik (penyidikan),” kata Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda.

Rico menyebutkan,  pihaknya sampai saat ini masih melengkapi keterangan saksi-saksi. Apabila sudah lengkap, maka akan segera penetapan ter­sang­­ka dalam kasus tersebut.

Melansir pemberitaan sebelumnya, terungkap dugaan korupsi itu atas laporan masyarakat bahwa telah terjadi penyelewengan anggaran pokir. Untuk menindaklanjuti, Polresta Padang memeriksa sejumlah saksi, termasuk terlapor.

Berdasarkan laporan, penyelewengan yang dilakukan Wakil DPRD Pa­dang sekaligus ketua DPC Partai Demokrat itu sebesar Rp500 ribu perorang kepada masyarakat yang ada di wilayah Daerah Pemilihannya.

Dana Pokir diberikan kepada 80 orang. Masing-masingnya dikasih Rp1,5 juta. Namun yang bersang­kutan meminta kembalian Rp500 ribu perorangnya. (ade)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional