Menu

Ikuti Terawangan Dukun, Kakek Temukan Cucu Tewas Mengapung

  Dibaca : 452 kali
Ikuti Terawangan Dukun, Kakek Temukan Cucu Tewas Mengapung
Timw AR Center menyerahkan bantuan uang tunai dan beras dari Andre Rosiade kepada keluarga Ria di Mata Air, Padang Selatan.
Ilustrasi tewas mengapung

ilustrasi

PADANG, METRO–Dua hari meninggalkan rumah, tak tahunya, Indra Putra (22) ditemukan tewas. Dia mengapung di aliran Sungai Baruok, Batipuah Ateh, Kecamatan Batipuh, Tanahdatar. Jasad lelaki yang disebut menderita gangguan mental itu ditemukan setelah sang kakek meminta bantuan kepada dukun kampung, sekitar pukul 09.15 WIB, Senin (31/8).

Ketika ditemukan, jasad Indra yang merupakan anak Gusniar (50) dan Samsuar (51) sudah berlumuran lumpur. Warga Jorong Sawah Diujung, Batipuah Ateh itu dalam kondisi mengapung di aliran sungai. Tergolek di pinggir sungai, dengan mengenakan baju putih. Jasadnya segera dievakuasi warga dan polisi ke RSUD Padangpanjang untuk dilakukan pemeriksaan. Isak tangis mewarnai prosesi evakuasi. Terlebih Muslim (63), kakek korban yang tak bisa menahan diri.
”Saya tak menyangka. Sebab, sebelumnya, Sabtu sore, Indra masih bergaul dengan masyarakat. Ini mungkin sudah menjadi takdir,” terang Muslim.
Dituturkan Muslim, Sabtu sore, Indra tak kunjung pulang. Panik, pihak keluarga, termasuk Muslim mulai cemas. Orang tuanya juga demikian.

”Orang tua Indra panik. Saya yang mendapatkan informasi langsung ke rumah dan mencari tahu keberadaan Indra,” jelas Muslim, saat ditemui di ruang jasad RSUD Padangpanjang.

Hari pertama pencarian, Indra tidak ditemukan juga meski telah menanyakan keberadaannya kepada warga setempat. Khawatir keberadaan cucunya, Muslim berinisiatif menemui paranormal atau dukun dan meminta agar keberadaan cucunya diterawang.

”Hasil dari terawangan, paranormal memprediksi kalau Indra masih berada di lingkungan tempat tinggalnya. Katanya, Indra berada tak jauh dari rumah,” ujar Muslim.

Pencarian Indra pun terus dilakukan, hingga Muslim harus menyisiri aliran sungai yang melewati pemukiman warga Batipuah Ateh. ”Menuruti bisikan hati, saya harus menyisiri Sungai Baruok. Masya Allah saya melihat baju kemaja putih yang dipakai Indra terakhir kalinya. Ya, mayatnya saya temukan dalam kondisi kaku berlumuran lumpur,” tutur sang kakek.

Melihat cucunya sudah tak bergerak, Muslim berteriak sejadinya dan meminta bantuan warga sekitar. Mendapat informasi, warga berhamburan ke tepian sungai dan mencoba mengevakuasi jasad Indra.

”Sewaktu ditemukan, Indra memang sudah tak bernyawa. Usai dievakuasi, jasad Indra dibawa ke RSUD Padangpanjang untuk divisum untuk memastikan penyebab tewasnya Indra,” kata Kapolsek Batipuh Iptu Alizar Jhon Datuak Kali Batuah yang turun ke lokasi bersama anggotanya.

KBO Reskrim Polres Padangpanjang Iptu Damanik membenarkan telah adanya temuan mayat tersebut, dari hasil olah TKP sementara pihaknya tidak menemukan adanya indikasi kekerasan terkait kasus ini.

Dari keterangan keluarga korban kepada pihak kepolisian, dia mengalami gangguan mental. Sabtu kemarin, keluarga berniat ingin mengobati korban ke salah seorang paranormal. Namun, ketika itu korban tidak mau diobat.

”Mengetahui dirinya akan diobati, korban langsung lari meninggalkan rumah,” ujar Damanik.

Pihaknya terus melakukan penyidikan dan memintai keterangan saksi-saksi untuk pengembangan. ”Saat ini korban telah dipulangkan ke rumah duka untuk disemayamkan,” jelas KBO Reskrim Polres Padangpanjang. (a)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional