Menu

Ikan Cupang Asal Sumbar Diminati Mancanegara

  Dibaca : 123 kali
Ikan Cupang Asal Sumbar Diminati Mancanegara
SERAHKAN PIALA— Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit menyerahkan piala kepada pemenang kategori Best of Show yakni Alfian Noor dari Kalimantan Timur di acara lomba ‘Ikan Hias King Of Asia 2019 Sumatra International yang diselenggarakan Himpunan Tjinta Teman (HTT) Kota Padang ( ist )

PADANG, METRO – Lomba ikan hias cupang bertajuk King of Asia ‘19 Sumatera International yang digelar 16 hingga 18 Agustus 2019, dimenangkan oleh peserta dari Kalimantan Timur, Alfian Noor. Ia berhasil meraih gelar untuk kategori Best of Show dan Grand Champion.

“Yang jadi Best of Show ialah Alfian Noor, Berau dari Kalimantan Timur, dan yang Grand Champion juga masih Alfian Noor, Berau. Serta untuk Best of Optional diraih oleh Iven Teh, Singapura. Nah untuk King of Asia ialah Mike Cuaresma, California – Amerika Serikat,” ungkap Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumbar, Yosmeri.

Pemenang dalam lomba tersebut yakni, untuk kategotri Halfmoon datang dari Dumai Friends Betta, Dumai. Halfmoon DoubleTail untuk Atlantik Betta, Pekanbaru. Kategori Crowntail, Zevera TKX (BMP), Singapura. Shortfin, Charles Limayana, Padang.

Selain itu, kategori Giant Shortfin, Alfian Noor, Berau, Kalimantan Timur. Female, Mike Cuaresma, California – Amerika Serikat. Junior, LQ Betta, Malaysia. Form and Finnage, Nano. Betta Abiyyu, Solo – Indonesia. Wild Type, Iven Teh, Singapura. Serta kategori Trial Class, Mike Cuaresma, California – Amerika Serikat

Yosmeri mengatakan, lomba ikan hias cupang internasional yang digelar di Gedung Himpunan Tjinta Teman (HTT) Kota Padang ini, diselenggarakan DKP Sumbar bekerja sama dengan komunitas ikan hias cupang.

“Kegiatan ini dilaksanakan bersama bazar merah putih dalam rangka memeriahkan HUT ke 74 Kemerdekan RI,” ujarnya.

Tujuan dari lomba ikan hias cupang ini menurutnya, untuk meningkatkan minat masyarakat dalam memelihara dan pemasaran ikan hias cupang. Sehingga berdampak pada peningkatan ekonomi pelaku usaha perikanan.

Yosmeri mengatakan, sebagai bukti bahwa ikan cupang begitu banyak diminati, yakni tingginya permintaan ikan cupang asal Sumbar dikirim untuk domestik hingga ke luar negeri. Sehingga DKP Sumbar melihat budidaya ikan cupang dapat menjadi usaha bagi masyarakat,

Ia menyebutkan salah satu alasan begitu banyaknya minat masyarakat terhadap ikan cupang, karena jenis ikan hias cupang merupakan jenis ikan yang mudah untuk dipelihara. Artinya untuk memelihara ikan cupang di dalam sebuah akuarium di rumah, sudah cukup untuk mengembangkan keberadaan ikan cupang. Karena memang, untuk membudidaya ikan cupang, tidak memerlukan lahan atau tempat yang luas.

“Karena ikan cupang adalah ikan hias yang suka hidup di air tenang. Maka, ikan cupang hias ini sangat cocok untuk dipelihara di rumah. Meski ikan cupang memiliki ukuran yang lebih kecil, tapi ikan itu memiliki warna yang indah, sehingga cocok untuk dipelihara di rumah atau dihidupkan di dalam akuarium,” katanya.

Ia menambahkan, untuk ikan cupang hias ternyata berbeda dengan ikan cupang aduan. Perbedaan kedua ikan ini dapat dilihat dari variasi warna yang lebih cerah.

Kemudian, ikan cupang hias juga memiliki ekor dan sirip yang sangat khas.

“Untuk gerakan ikan cupang hias ini cenderung lebih lamban. Sebab, ikan cupang hias suka menunjukkan kecantikannya. Ketika berenang dia akan sangat suka mengibaskan ekor dan sirip yang indah,” jelasnya.

Peserta lomba ikan hias cupang ini diikuti lebih kurang 673 orang peserta lokal, nasional dan internasional. Dari peserta lokal sebanyak 267 peserta (merupakan peserta terbanyak) yaitu, Padang, Bukittinggi, Payakumbuh, Padang Panjang, Solok Selatan, Pariaman, Pesisir Selatan dan beberapa kabupaten/kota lainnya.

Sementara peserta dari luar Sumbar terdiri dari, peserta dari Jambi, Lampung, Bengkulu, Jakarta, Palembang, Surabaya, Kalimantan, Medan, Makasar dan Bali. Sementara peserta dari Internasional yaitu Singapore, Malaysia, California, Taiwan, Korea, Jepang, Cina Taipe, Hongkong, Philipina. Juri yang menilai kontes ikan hias cupang ini berasal dari Jepang, Singapore dan Malaysia.

Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit, mengakui, ikan cupang di daerahnya cukup banyak berkembang. Sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang peduli atau hobi koleksi ikan cupang ada beberapa menggelar lomba ikan cupang.

Dulu DKP Sumbar juga pernah melakukan lomba ikan cupang. Namun untuk waktu yang belum lama ini, di Padang juga ada menyelenggarakan lomba ikan cupang tersebut. (fan)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional