Menu

IJP Berkurban di Kampung Halaman, Wawako Paya­kumbuh Berharap Tahun depan Bertambah

  Dibaca : 133 kali
IJP Berkurban di Kampung Halaman, Wawako Paya­kumbuh Berharap Tahun depan Bertambah
PENYEMBELIHAN—Wakil Wali Kota Payakumbuh, Erwin Yunaz menyaksikan penyembelihan hewan kurban IJP di Payakumbuh.

TIAKAR, METRO–Pada Idul Adha 1442 H ini ibu-ibu dari Indo Jalito Peduli (IJP) kembali me­laksanakan pemotongan hewan kurban di Paya­kumbuh. Kegiatan yang difasilitasi oleh Himpunan Angkatan Muda Bukit­tinggi Agam (HAMBA) Bersatu tersebut dilak­sanakan di Kelurahan Tia­kar, Kamis (22/7).

Wakil Wali Kota Paya­kumbuh Erwin Yunaz yang menyaksikan pemo­to­ng­an hewan kurban tersebut memberikan apresiasi kepada IJP yang telah memberikan perha­tian­nya kepada kampung ha­laman salah satunya di Payakumbuh.

“Alhamdulillah, ini me­ru­pakan amanah dari IJP untuk melakukan pe­nyem­­­belihan satu ekor sapi di Payakumbuh. Se­mua ini tak lepas dari per­hatian dan kepedulian IJP kepada sesama di kam­pung halaman,” kata Wa­wako Erwin Yunaz setelah penyembelihan.

“Somoga ditahun-ta­hun berikutnya Indo Jalito selalu melaksanakan kur­ban di Payakumbuh, dan kita berharap jumlahnya bisa meningkat tahun de­pan. Dan Indo Jalito selalu mendapat berkah dari Allah atas kepeduliannya kepada sesama,” tambah Erwin.

Sementara itu Ketua Hamba Bersatu Meswadi Hendra mengatakan kurb­an dari Indo Jalito ini akan diberikan kepada yang benar-benar berhak untuk menerimanya. Dan Untuk pendistribusiannya akan dibantu oleh rekan-rekan dari Hamba bersatu.

“Kita dari Hamba akan menyalurkannya ke lima Kecamatan di Paya­kum­buh, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh ma­syarakat Payakumbuh yang berhak,” ucapnya.

Indo Jalito Peduli ini merupakan perkumpulan ibu-ibu yang anggotanya berasal dari komunitas Minang, dengan ibu orang Minang, atau ayah/sua­minya orang Minang yang telah berdiri sejak 2001.

Dan ibu-ibu IJP yang ikut berkurban di Paya­kumbuh adalah Wita Wil­kes, Pepi Maria, Nani Kri­shna Murti, Nani Krishna Murti, Migni Syaiful, Migni Syaiful dan Devyalinda. “Pada umumnya ibu-ibu IJP ini berkurban untuk orang tuanya dan ada juga untuk keluarganya yang telah meninggal,” pungkasnya. (uus)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional