Menu

Idul Adha 1442 Hijriah, DP3 Kota Paria­man Awasi Pemotongan Hewan Kurban Betina

  Dibaca : 77 kali
Idul Adha 1442 Hijriah, DP3 Kota Paria­man Awasi Pemotongan Hewan Kurban Betina
KONFERENSI PERS— Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumbar, Anwarudin Sulistiyono saat konferensi pers terkait penyidikan kasus penyimpangan pembayaran ganti rugi lahan pembangunan jalan tol Padang-Sicincin.

PARIAMAN, METRO–Kepala DP3 Kota Paria­man Dasril menyatakan saat ini dinasnya sedang melakukan pengawasan dan pemantauan hewan ternak untuk korban pada Hari Raya Idul Adha 1443 H . “Kegiatan pencegahan pemotongan sapi/kerbau betina produktif meru­pa­kan salah satu kegiatan rutin yang dilakukan oleh dinasnya, kata Kepala Di­nas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) Kota Pa­ria­man Dasril.

Kegiatan ini katanya,  bertujuan untuk me­ning­katkan populasi ternak sapi dan kerbau.

Larangan pemotongan ternak betina produktif didasarkan pada Undang-Undang No.41 tahun 2014, tentang perubahan atas UU No.18 Tahun 2009, ten­tang peternakan dan kese­hatan hewan pasal 18 ayat 4 yang berisi larangan menyembelih ternak rumi­nansia produktif.

Kegiatan pemantauan tersebut dilakukan setiap hari oleh DP3 Kota Paria­man, melalui tim yang te­lah dibentuk dengan tujuan agar bisa menyelamatkan produksi-produksi sapi be­tina yang masih produktif.

“Sehingga populasinya terjaga dan ketersediaan untuk sapi potong tetap ada,” ujarnya.

“Pemantauan dan pe­nga­wasan tersebut kami lakukan setiap harinya di Rumah Potong Hewan (R­PH), dan untuk Tempat Potong Hewan pribadi milik masyarakat juga kami laku­kan pemantauan tetapi hal ini tidak setiap hari kami lakukan, biasanya dalam seminggu itu ada paling kurang dua kali,” ungkap Dasril.

Dasril  juga menyam­paikan bahwa untuk tahun 2021 ini ditargetkan 800 ekor hewan yang akan dipantau dan diawasi di Kota Pa­riaman, baik itu dalam hal kesehatan dan dalam hal pemotongan hewan sapi/kerbau betina produktif sebelum dan sesudah di­potong.

“Dari target 800 ekor tersebut sekitar 750 ekor sudah kami periksa kese­hatannya, sudah kami be­ri vitamin, obat cacing, diberi label, dan men­jelang le­baran Idul Adha yang ting­gal beberapa hari lagi  sisa­nya yang sekitar 25% lagi akan se­gera kami tun­tas­kan,” terang Dasril.

“Untuk itu kami minta kepada masyarakat Kota Pariaman yang menyiap­kan hewan ternaknya un­tuk dijadikan korban ta­hun ini, agar segera me­merik­sakan hewannya kepada petugasnya tanpa dipu­ngut bayaran, se­hing­ga sapi-sapi yang akan disem­belih nantinya be­nar-benar aman untuk dikonsumsi masyarakat,” tegas Dasril mengakhiri. (efa)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional