Close

IDI Duga Cacar Monyet sudah Masuk Indonesia tapi Tak Terdeteksi

JAKARTA, METRO–Ketua Satuan Tugas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof Zubairi Djoerban mengatakan ke­mungkinan besar penyakit cacar monyet sudah masuk ke Indonesia, namun belum terdeteksi.

“Ada kemungkinan cukup besar, masih mungkin, estimasi mungkin cukup besar bahwa sebetulnya di kita sudah ada, namun belum terdeteksi,” kata Prof Zubairi saat dihubungi di Jakarta, Kamis (4/8).

Menurutnya, sudah lebih dari 75 negara melaporkan kasus cacar monyet di negaranya, sehingga Indonesia kemungkinan juga sudah memiliki kasus yang tidak terdeteksi.  “Mestinya ada kemungkinan besar, sudah ada, cuman belum terdiagnosis,” katanya.

Dia menjelaskan salah satu penyebab tidak terdeteksinya cacar monyet adalah jenis penyakit ini masih baru, sehingga banyak dokter dan masyarakat yang tidak mengenal gejalanya.

“Jadi, ada kemungkinan cacar monyet, namun didu­ga oleh pasien, keluarga maupun layanan kesehatan sebagai penyakit lain,” katanya.

Oleh karena itu, pihaknya mendorong pemerintah menyediakan hotline untuk melaporkan kasus yang diduga cacar monyet.

Meskipun demikian, pihaknya meminta masya­rakat tidak perlu khawatir terhadap penyebaran penyakit cacar monyet, karena memiliki tingkat fatalitas yang rendah. (jpg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top