Menu

Ibu Selamat, Anak Tewas Terpanggang

  Dibaca : 590 kali
Ibu Selamat, Anak Tewas Terpanggang
EVAKUASI— Petugas gabungan Damkar, BPBD dan Polisi mengevakuasi jasad korban Rahmawati (45) yang ditemukan tewas terpanggang di dalam rumah yang mengalami kebakaran.

PADANGPARIAMAN, METRO
Terjebak saat rumahnya mengalami kebakaran, seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) keterbelelakangan mental ditemukan tewas terpanggang di dalam kamar tidurnya. Peristiwa memilukan itu terjadi di Korong Palembayan, Kenagarian Sintuk, Kecamatan Sintoga, Kabupaten Padangpariaman, tewas terpanggang, Senin (1/6) sekitar pukul 1.30 WIB.

Korban bernama Rahmawati (45) ditemukan petugas Damkar tertimbun puing-puing rumah yang sudah jadi arang usai dilakukan pemadaman. Kodisi korban sangat mengenaskan.
Tubuhnya gosong dan bahkan wajahnya tak bisa lagi dikenali. Sementara ibu korban, Nurhayati (65) berhasil menyelamatkan diri dari amukan si jago merah yang melahap bangunan rumahnya berserta isinya.

Salah seorang warga setempat, Basyir mengatakan, korban Rahmawati saat itu dalam rumah bersama orang tuanya, Nurhayati (65) warga setempat. Saat itu mereka berdua diduga sedang tertidur nyenyak di dalam rumah. Namun, tiba-tiba saja, muncul api yang sudah membesar dari dalam rumah korban.

“Ibu korban, Nurhayati terbangun karena merasa sesak akibat asap dan api yang mulai membesar. Saat itu juga, Nurhayati kemudian berusaha menyelamatkan diri dengan berlari keluar rumah sembari berteriak meminta tolong,” ungkap Basyir.

Ditambahkan Basyir, warga sekitar yang mendengar teriakan ibu korban, langsung berdatangan ke lokasi untuk membantu memadamkan api. Terlebih, dari informasi ibu korban, anaknya bernama Rahmawati masih berada di dalam rumah terjebak dalam kobaran api. Meski sudah berusaha memadamkan dengan alat seadanya, namun api tidak bisa padam.

“Api makin membesar dan kemudian dilaporkan kepada pihak terkait. Tidak lama kemudian mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi bersama petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Padangpariaman bersama Polisi untuk memadamkan api,” ujar Basyir.

Usai dipadamkan, dijelaskan Basyir, petugas kemudian melakukan pencarian terhadap korban dan ternyata korban Rahmawati ditemukan dalam kamar dalam kondisi tubuhnya gosong. Setelah itu, petugas mengevakusi jasad korban dengan cara memasukkan ke dalam kantong mayat dan membawanya ke rumah sakit untuk dibersihkan lalu dikebumikan.

“Api telah membesar dari atap rumah, korban diduga terjebak dan tidak bisa menyelamatkan diri karena korban ada riwayat cacat. Petugas langsung evakuasi korban dari lokasi kebakaran ke rumah sakit,” ujar Basyir.

Terpisah Kapolres Padangpariaman AKBP Dian Nugraha melalui Kapolsek Lubuk Alung AKP Harmon mengatakan, peristiwa kebakaran terjadi sekira pukul 01.30 WIB dan korban yang meninggal dunia adalah anak dari Nurhayati yang bernama  Rahmawati. Riwayat korban, diduga mengalami keterbelakang mental.

“Dugaan sementara, korban tak sempat menyelamatkan diri ketika kebakaran terjadi. Warga sudah berusaha untuk menyelamatkan korban, tetapi karena api yang sudah membesar, korban tidak bisa diselamatkan. Warga di sekitarnya dengan cara menyiram pakai ember  secara manual, namun api tersebut tidak berhasil di padamkan,” jelas AKP Harmon.

AKP Harmon menuturkan, untuk memadamkan api, sebanyak dua unit mobil pemadam dikerahkan ke lokasi. Setelah dipadamkan, dilakukan pencarian terhadap korban dan ditemukan sudah tewas di dalam kamar bagian depan rumah.

“Dan dari hasil koordinasi, pihak keluarga meminta untuk tidak melakukan autopsi yang disertai dengan surat pernyataan. Diduga api berasal dari lampu teplok (togok) yang memang selalu dinyalakan ketika hendak tidur,” pungkasnmya. (efa)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional