Menu

Hutang SPR, Disdag Berkoordinasi dengan Kejaksaan

  Dibaca : 158 kali
Hutang SPR, Disdag Berkoordinasi dengan Kejaksaan
PERTEMUAN— DPRD Padang melakukan pertemuan atau hearing dengan Dinas Perdagangan, Kamis (17/12).

KHATIB, METRO
Sekretaris Komisi II DPRD Padang, Boby Rustam meminta Dinas Perdagangan (Disdag) untuk membuat terobosan baru dalam menarik perhatian pengunjung ke pasar. Hal ini supaya pasar menjadi ramai, ekonomi berputar dan pendapatan asli daerah (PAD) bertambah.

“Disdag harus mampu cari celah dan bergerak terus tanpa lelah,” ujar kader Gerindra ini saat melakukan pertemuan atau hearing dengan Disdag, Kamis (17/12).

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPRD Padang, Ilham Maulana mempertanyakan persiapan Disdag soal pembangunan Fase VII Pasar Raya. “Apakah perencanaan telah dibuat dan konsepnya seperti apa,” ujar kader Demokrat ini.

Selain itu, Komisi II DPRD Padang juga mempertanyakan piutang Sentral Pasar Raya (SPR) saat pertemuan/hearing ke Dinas Perdagangan, Kamis (17/12). Ketua Komisi II DPRD Padang, Yandri mengatakan sampai sekarang telah berapa SPR membayar hutangnya dan sisanya tinggal berapa.

“Dari Rp7,3 miliar hutang SPR sejak 2013 lalu, Disdag sudah menerima berapa sampai sekarang dan ditagih terus piutangnya,” ujar kader PAN ini.

Ia juga mempertanyakan, tindakan apa yang dilakukan Disdag dalam mempercepat pembayaran piutang dan berapa lama waktu yang diberikan untuk bisa lunas. Sementara itu, Kepala Disdag Padang, Andree Algamar mengatakan untuk masalah SPR Disdag telah koordinasi dengan Bagian Hukum, Kejaksaan soal penagihannya. “Ke depan, soal hutang SPR akan ditagih pihak Kejaksaan,” ujarnya.

Terkait soal pembangunan Pasar Raya lanjutnya, Disdag telah siapkan dan sudah kirim ke pusat surat-suratnya. “Semoga dapat dibantu dan ACC proposalnya,” paparnya. (ade)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional