Menu

HUT Kota Pariaman untuk Koreksi Pembangunan dan Sejarah, Hubungan Legislatif dan Eksekutif Harmonis

  Dibaca : 100 kali
HUT Kota Pariaman untuk Koreksi Pembangunan dan Sejarah, Hubungan Legislatif dan Eksekutif Harmonis
Ketua DPRD Fitria Nora menyerahkan kue HUT kota kepada wali kota disaksikan wakil wali kota.

Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Pariaman ke-19 dise­lenggarakan dalam bentuk rapat paripurna DPRD bersama seluruh elemen pemerintahan dan ma­sya­rakat Kota Pariaman. Ketua DPRD Kota Paria­man Fitri Nora SE Jumat kemarin, memimpin rapat paripurna peringatan hari lahir (HUT) Kota Pariaman tersebut.  “Hari ini bu­kanlah sekadar mengi­ngat-ingat dan mengu­lang-ulang peristiwa ber­sejarah dan mengingat kronologisnya,” ujar Fitri Nora SE.

Kegiatan tersebut a­kan lebih bermakna untuk me­la­kukan koreksi, intros­peksi dan evaluasi dalam pembangunan Kota Pa­riaman. “Terima kasih dan apresiasi setinggi-ting­ginya kepada Eksekutif, Legislatif, Forkopimda, OPD, tokoh masyarakat, ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai, bundo kan­duang serta elemen ma­syarakat Pariaman,” tutur Fitri Nora.

Fitria Nora menam­bahkan, pihak-pihak ter­sebutlah yang telah men­dorong terbangunnya su­a­sana yang kondusif di Kota Pariaman.  Pasalnya, tanpa suasana yang a­man, nyaman dan de­mo­kratis mustahil dapat di­laksanakan pembangunan dengan maksimal.

Ia berharap, agar se­mua elemen di Kota Pa­riaman selalu bersama-sama Sabiduak Sada­yu­ang. “Makna Sabiduak Sadayuang ialah erat dan harmonis antara eksekutif legislatif dan elemen ma­syarakat saling setia, men­dukung satu sama lain, inilah pariaman yang ran­cak, yang telah dan akan kita wujudkan ber­sama,” ungkap Fitria Nora.

Sementara, Walikota Pariaman Genius Umar mengajak, warganya un­tuk terus melawan pan­demi Covid-19. Ia mengim­bau, seluruh elemen ma­syarakat untuk lawan pan­demi dengan ikut program vaksinasi yang difasilitasi pemerintah, serta terus mentaati protokol kese­hatan.

“Pariaman sekarang berada di zona kuning dan merupakan daerah ter­baik dalam penanganan Covid-19 di Sumbar sela­ma tiga bulan terakhir,” ucap Genius Umar.

Genius menjelaskan angka kasus positif Covid-19 di Kota Pariaman men­capai 898 dengan angka kesembuhan tinggi yakni 810 orang. Meskipun ting­ginya tingkat kesembuhan warga Kota Pariaman, upaya penanggulangan virus tersebut secara ber­sama-bersama harus di­la­­kukan sehingga sektor ekonomi dan sosial dapat kembali normal. “Kita te­rus upayakan protokol kesehatan dan program vaksinasi, jadi pandemi kita atasi dan ekonomi masyarakat tetap ber­jalan,” kata Genius Umar.

Ia menambahkan, u­paya lain yang dilakukan pihaknya ialah bersinergi dengan semua pihak, ra­zia, optimalisasi vaksinasi, bahkan akan membuka Posko vaksin di lokasi wisata. Ia berharap Kota Pariaman segera menjadi wilayah hijau penularan Covid-19, dan mening­katnya ekonomi ma­sya­rakat.

Tokoh masyarakat Pia­man Is Prima Nanda me­nga­takan, duet Genius Umar-Mardison Mah­yu­din telah berhasil me­ngan­tarkan Kota Paria­man menjadi destinasi wisata yang makin ber­kilau, disenangi dan selalu dirindukan wisatawan. “Keindahan pantai, kuliner yang enak, atraksi Tabuik dan hasil kerajinan yang beraneka ragam telah menjadikan Kota Pa­ria­man buah bibir di dunia maya dan dunia nya­ta,” ujar Is Prima Nanda .

Menurutnya, Pemko Pariaman menggelar ba­nyak iven yang menjadi daya tarik pengunjung ke Pariaman, seperti Festival Layang Layang Inter­nasional, Festival Bahari, Roller Skater Competition, Pariaman Kreatif Expo, Pariaman Culture Every Week, Festival Tambua dan Festival 1000 Tari In­dang.  “Kita harapkan festival ini juga diperhatikan kualitasnya. Sehingga ti­dak saja sering diadakan iven tetapi hendaknya juga merupakan pertun­jukan yang memiliki mu­tu,” kata Is Prima Nanda. (*)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional