Menu

Hujan Lebat Guyur Padang, Jumlah Titik Banjir masih Banyak

  Dibaca : 90 kali
Hujan Lebat Guyur Padang, Jumlah Titik Banjir masih Banyak
ATASI BANJIR— Tim Reaksi Cepat (TRC) Dinas PUPR turun ke lapangan mengatasi banjir yang terjadi di sejumlah titik usai hujan lebat melanda Kota Padang, Kamis (10/9) pagi.

LUBEG, METRO
Hujan lebat yang mengguyur Kota Padang sejak Kamis dini hari (10/9) hingga siang kemarin, telah menyebabkan banjir dimana-mana. Banjir menggenangi jalan hingga rumah-rumah penduduk. Pantauan POSMETRO Kamis pagi (10/9), air menggenangi jalan seperti yang terlihat di kawasan Lubuk Begalung Padang. Air melimpah rumah di jalan, akibatnya kendaraan susah lewat. “Cameh wak pai pakai motor. Tenggelam beko, ndak amuah iduiknyo lai,” sebut Agus (40), salah seorang warga Lubeg.

Intensitas air cukup tinggi di jalan dinilainya sangat wajar, karena intensitas hujan cukup tinggi dan dalam waktu yang cukup lama. Tak hanya menenggelamkan jalan dan rumah-rumah masyarakat, sejumlah sungai besar juga terlihat hampir meluap. Seperti Batang Arau. Pada pagi kemarin, ketinggian air hampir mencapai tebing bagian atas sungai.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang, Yenni Yuliza mengatakan, kawasan yang ditemukan adanya genangan air diantaranya di Kecamatan Padang Barat. Seperti di Purus, Bandar Purus, serta Jalan A Yani. “Tinggi genangan sekitar 30 sentimeter, “ ujar Yenni.

Ia menambahkan, genangan air juga ditemukan di Kecamatan Padang Timur, Seperti di Andalas, Jati dan sekitarnya. Tinggi genangan sekitar 30 sentimeter. Hal yang sama juga terpantau di Kecamatan Lubeg, yakni di Jalan Aru, Parak Pagambiran dan sekitarnya. Di sini tinggi genangan mencapai 25 sentimeter.

Selanjutnya di Kecamatan Padang Selatan terang Yenni, genangan terjadi di Rawang Jondul dan sekitarnya, tinggi genangan sekitar 30 sentimeter. “Untuk kawasan Padang Utara, Padang Barat, Padang Selatan sisi muara atau saluran primer terkait pantai. Sedang terdampak puncak tertinggi pasang laut pukul 09.48 WIB pagi. Sehingga saluran sebagian besar terisi oleh air laut dan tidak mampu menampung debit hujan dari hulu,” tukas Yenni.

Yenni menyebutkan, bahwa intensitas hujan yang sangat tinggi dengan durasi lebih dua jam, menjadi salah satu penyebab terjadinya genangan air di Kota Padang. Tim Reaksi Cepat (TRC) PUPR yang berjumlah 87 orang diturunkan untuk mengatasi genangan air ini.

“Terpantau hingga pukul 09.05 WIB, kondisi sudah berangsur stabil, dan genangan sudah surut. Tim TRC PUPR saat ini masih standby di lokasi terkait,” tandas Yenni.

Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah mengakui memang cukup banyak titik banjir karena hujan terjadi cukup lama. Tak hanya itu, sejumlah titik dikemiringan juga mengalami longsor. “Kita dapat kabar dari BPBD di Bukit Lampu longsor. Kawasan itu memang bukan untuk permukiman penduduk,” kata Mahyeldi.

Ia mengimbau semua warga Kota Padang untuk tetap waspada terhadap kemungkinan buruk terjadi. Karena intensitas hujan cukup besar dan lama. Kepala BPBD Kota Padang, Barlius dihubungi koran ini kemarin, belum bisa dikonfirmasi. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional