Menu

Hujan Deras, Padang Dikepung Banjir

  Dibaca : 293 kali
Hujan Deras, Padang Dikepung Banjir
EVAKUASI WARGA— Petugas BPBD mengevakuasi puluhan warga di kawasan Alai, Kecamatan Padang Utara menggunakan perahu karet lantaran ketinggian banjir sudah mencapai 60 centimeter.

PADANG, METRO
Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Padang, Rabu (8/7) sejak siang hari hingga sore hari menyebabkan beberapa ruas jalan tergenang banjir. Saking tingginya genangan air, banyak kendaraan bermotor yang mogok dsehingga membuat arus lalu lintas menjadi macet.

Bahkan beberapa ruas jalan di Kota Padang terpaksa ditutup lantaran sudah tidak memungkinkan untuk dilalui kendaraan dan dikarenakan tingginya genangan air. Tidak hanya itu, beberapa warga juga terpaksa dievakuasi untuk menghindari jatuhnya korban.

Pantauan POSMETRO beberapa ruas jalan yang tergenang seperti di kawasan Sarang Gagak Jalan M Yunus Lubuk Lintah, Jalan Khatib Sulaiman, Jalan S Parman, Jalan Raden Saleh. Genangan air hampir selutut orang dewasa. Meski tergenang air, kendaraan bermotor tetap nekat menerobos.

Akibatnya, terlihat angkot, sepeda motor, dan kendaraan pribadi mogok di tengah genangan air. Meski terjebak, mereka terlihat berusaha mendorong kendaraan yang mogok agar tak menganggu arus lalu lintas. Namun, ada juga yang meninggalkan kendaraannya begitu saja di tengah jalan.

Selain kawasan tersebut, informasi yang diterima, beberapa ruas jalan di Kota Padang pun dilaporkan menjadi kolam mini akibat hujan dengan intensitas tinggi tersebut seperti daerah Pengambiran, Tabiang Banda Gadang, Sungai Sapiah, Maransi, dan Jhoni Anwar.

Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Padang, Sutan Hendra saat dihubungi mengatakan, pihaknya belum mendapatkan adanya laporan masyarakat untuk penanganan banjir dan evakuasi.

“Namun, anggota kita telah siaga di lapangan seandainya memang adanya laporan yang masuk. Kita himbau masyarakat untuk selalu berhati-hati karena beberapa titik juga terjadi kemacetan karena hujan dan genangan air yang terjadi bertepatan dengan saat jam pulang kantor,”sebut Hendra.

Selain itu Hendra juga menyebutkan, hujan dengan intensitas tinggi juga menyebabkan debit air di sungai Batang Kuranji juga mengalami kenaikan namun masih dalam kondisi normal.

“Informasi yang kami peroleh dari petugas bendungan irigasi Gunung Nago, permukaan air sungai Batang Kuranji tampak warna kecoklatan, untuk ketinggian 80 cm dengan status normal,”sebut Hendra.

Sementara itu Kepala BPBD Kota Padang Barlius mengatakan, ujan deras mengakibatkan banjir sehingga menutup akses jalan masyarakat seperti di kawasan Alai menuju Gunung Pangilun yang harus ditutup karena banjir. Bahkan, beberapa dievakuasi menggunakan perahu karet karena banjir yang cukup tinggi.

“Kita masih bekerja melakukan evakusasi di kawasan Simpang Alai sejauh ini ada 25 warga yang sudah dievakuasi. Seluruh tim bekerja memberikan bantuan kepada masyarakat dan pihak terkait. Kawasan yang paling parah memang di kawasan Alai dan Tabing Banda Gadang ada delapan rumah yang digenangi air, kawasan simpang Lapai ketinggian air mencapai 50 sentimeter,” kata dia

Sementara itu dari data yang di peroleh dari Pusdalops BPBD Kota Padang, selain genangan air, hujan lebat yang terjadi juga menyebabkan satu pohon tumbang yang menghambat akses jalan dan menimpa rumah warga di Jalan Rambutan, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji sekitar pukul 16.45 WIB.

Pohon yang diketahui berjenis Lansano dengan panjang 15 meter dan diameter 80 cm menimpa rumah warga bernama Sutriati (57) yang menyebabkan kerugian materil hingga Rp 2 juta. Namun saat ini pohon tersebut telah dievakuasi dan dilakukan pemotongan oleh tim reaksi cepat (TRC) dan Damkar Kota Padang. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional