Menu

Honorer K2 Tenaga Administrasi Siap Demo Bersama Guru Agama

  Dibaca : 92 kali
Honorer K2 Tenaga Administrasi Siap Demo Bersama Guru Agama
ANCAM—Para guru agama honorer protes dan ancam menggelar demonstrasi besar-besaran terkait modul tes PPPK 2021.

JAKARTA, METRO–Rencana aksi besar-besaran ratusan ribu guru agama honorer yang terga­bung dalam Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) mendapatkan dukungan dari forum lain. Ketua Koordinator Wila­yah Perkumpulan Honorer K2 Indonesia (PHK2I) Eko Mardiono menyatakan para tenaga teknis administrasi akan bergabung dengan AGPAII untuk demo besar-besaran di seluruh wilayah.

“Kami mendukung sekali ini. Jika memungkinkan honorer K2 tenaga administrasi ikut gabung,” kata Eko kepada JPNN.com, Jumat (13/8). Baca Juga: Jelang Seleksi PPPK 2021, 150 Ribu Guru Agama Honorer Siapkan Demo Seluruh Indonesia Dia mengajak seluruh honorer K2 tenaga administrasi melihat keberanian para guru agama yang merencanakan aksi demo. Demi mendapatkan modul persiapan tes PPPK 2021, katanya, seluruh guru PAI kompak bersatu untuk aksi.

 “Masa honorer K2 tenaga administrasi yang enggak ada formasi PPPK 2021 ma­lah diam, enggak demo,” ucap Eko.

Korwil PHK2I Jawa Timur itu mengaku sudah tidak betah berdiam diri menunggu kebijakan pemerintah. Sementara, usia honorer K2 banyak yang masuk masa kritis. Bahkan tidak sedikit yang sudah meninggal maupun pensiun sebagai honorer.

Dukungan juga datang dari Korwil PHK2I Sulawesi Selatan Sumarni Azis. Menurut dia, bila cara pendekatan persuasif tidak ada hasilnya maka demo besar-besaran terpaksa harus dilakukan. “Fokuskan pada tenaga administrasi. Kalau guru sudah ada kuotanya. Sedangkan tenaga teknis administrasi belum jelas sama sekali regulasinya,” tutur Sumarni.

Perempuan itu juga me­nye­salkan revisi UU Aparatur Sipil Negara (ASN) yang masih jalan di tempat. Kondisi ini menurut Sumarni, makin memperburuk ke­adaan karena banyak hono­rer yang sudah tua sementara belum jelas nasibnya ke depan, apakah bisa menikmati status ASN atau tidak. (esy/jpnn)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional