Close

Hoaks Vaksinasi masih Menyebar Luas, Generasi Muda Diharapkan jadi Corong Pemerintah

SADAR HUKUM— Pemko Padang menggelar lomba Sadar Hukum antar tingkat Kota Padang, untuk menangkis isu hoaks tentang vaksin, Selasa (9/11) di aula Balaikota Aia Pacah.

AIA PACAH, METRO–Di tengah gencarnya usaha pemerintah meng­giatkan vaksinasi di seluruh daerah di tanah air, sejumkah berita hoas menyangkut vaksinasi masih menyebar luas di kalangan masyarakat. Ini berakibat realisasi vaksinasi masih terganjal, karena masya­rakat masih ada yang enggan untuk mengikuti vaksinasi, terutama di pelosok-pelosok.

Peran generasi muda menjadi corong pemerintah menyampaikan berita yang benar tentang vaksinasi sangat diharapkan. Sehingga pada akhir November 2021 ini, capaian vaksinasi sebanyak 70 persen bisa terwujud. “Generasi muda ini yang kita harapkan mam­pu menangkis isu isu hoax. Terutama tentang vaksinasi. Generasi muda yang paham hukum diha­rap­kan menjadi corong pemerintah untuk menye­barkan kabar yang benar soal vaksinasi ini,” sebut Pj Sekda Kota Padang, Arfian usai membuka lomba Sa­dar Hukum antar  tingkat kota Padang, Selasa (9/11) di aula Balaikota Aia Pacah.

Diketahui, program vak­sinasi Covid-19 di Indonesia sudah berjalan sejak Januari 2021. Di tengah antusiasme warga divak­sin, masih ada sebagian target sasaran hingga kini enggan divaksin lantaran termakan hoaks. Banyak hoaks terkait pandemi yang sudah beredar, se­perti soal pengobatan dan penanganan pandemi hing­ga soal vaksinasi.

Padahal, vaksinasi me­rupakan salah satu strategi melawan penularan virus Corona. Untuk mencapai kekebalan kelompok, seti­daknya 70 persen pendu­duk Indonesia, yakni seki­tar 181,5 juta orang harus divaksin.

Dikatakan Arfian, sam­pai saat ini, vaksinasi ma­sih diangka 60 persen. Ma­sih ada 10 persen lagi untuk  bisa mencapai zona hijau. Agar itu berhasil, peran semua masyarakat khu­susnya pe­muda sa­ngat diharapkan.

Ia pun berpesan agar masyarakat bisa mendapat penjelasan dari institusi yang kredibel dan dapat dipercaya untuk melu­rus­kan informasi hoaks yang banyak beredar.

Di sisi lain, Arfian men­jelaskan, lomba Sadar Hu­kum Pemko Padang ini dii­kuti peserta dari keca­matan- kecamatan. Mere­ka berasal dari 11 keca­matan yang ada di Kota Padang.

Sementara itu, Kepala Bagian Hukum Setko Pa­dang, Yopi Krislova me­nambahkan, lomba ini un­tuk mrnambah wawasan generasi muda soal hu­kum. Terutama soal pro­duk-produk hukum yang  telah ada saat ini.

“Sebagaian itu juga sebagai sarana untuk me­ngetahui kemampuan ma­sing-masing kelompok da­lam memahami peraturan perundang-undangan un­tuk mengevaluasi tingkat keberhasilan pembinaan yang telah dilakukan sela­ma ini,” pungkasnya. (tin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top