Menu

Hingga Maret-Oktober 2020, 35 Nakes RSAM Terpapar Covid-19

  Dibaca : 97 kali
Hingga Maret-Oktober 2020, 35 Nakes RSAM Terpapar Covid-19
Ilustrasi

BUKITTINGGI,METRO
Sebanyak 35 tenaga kesehatan (Nakes) di RSAM Bukittinggi masuk dalam daftar warga yang positif terpapar Covid-19. Angka tersebut dihitung sejak Maret 2020 hingga awal Oktober ini. “Kami hitung sudah ada 35 kawan-kawan tenaga kesehatan di RSAM yang terkonfirmasi sejak Covid-19 menyebar di Bukittinggi. Belum lagi keluarganya. Dari jumlah itu sebagian besar sudah sembuh,” jelas Humas RSAM Bukittinggi, Mursalman Chaniago.

Saat ini, ujar Mursalman, masih ada beberapa petugas medis di RSAM yang terpapar Covid-19 sedang diisolasi. Tersisa delapan orang menjalani isolasi di rumah sakit itu, dan dua orang menjalani isolasi mandiri. “Dua orang yang isolasi mandiri ini sudah membaik bahkan telah menjalani swab sekali negatif. Puluhan tenaga medis yang ikut terkonfirmasi ini ada dokter spesialis, dokter umum (dokter jaga IGD), petugas labor, perawat hingga tenaga administrasi kami,” ujar Mursalman.

Dari kondisi yang dialami banyak rekannya itu, menandai tenaga kesehatan merupakan salah satu kelompok yang paling rentan terpapar Covid-19. Sekaligus bukti nyata bahwa wabah Covid-19 itu sendiri tidak main-main. Namun begitu, ia menekankan perjuangan para tenaga medis dalam melawan Covid-19 belum berakhir. Meski bertaruh kesehatan, waktu, tenaga serta mengguncang sisi mentalitas. Bahkan harus rela tidak pulang ke rumah untuk bertemu keluarga demi mencegah penularan.

Pihaknya, imbuh Mursalman, amat berharap pada masyarakat untuk tidak menyepelekan ancaman Covid-19 ini. Warga diajak supaya disiplin menjalankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Kita tidak sedang dalam keadaan baik baik saja. Patuhi terus protokol kesehatan dan tetap terapkan perilaku hidup bersih dan sehat, jika sayang pada diri sendiri, keluarga dan tenaga kesehatan. Patuhi protokol kesehatan, jangan lengah dan jangan sampai tidak percaya dengan wabah ini. Silahkan masyarakat beraktifitas, lakukanlah tapi tidak keluar koridor protokol kesehatan,” ujanrya. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional