Menu

Hingga Agustus 2021, UPZ Baznas Semen Padang Salurkan Zakat Karyawan Rp6,8 M

  Dibaca : 98 kali
Hingga Agustus 2021, UPZ Baznas Semen Padang Salurkan Zakat Karyawan Rp6,8 M
BANTUAN ETALASE— Dapur Mitha di Perumahan Jala Utama, Kampung Jua, Kecamatan Lubeg, Kota Padang mendapatkan bantuan etalase dari program bantuan peduli ekonomi UPZ Baznas Semen Padang.

INDARUNG, METRO–Selama Januari-Agustus 2021, UPZ Baznas Semen Padang telah menyalurkan zakat karyawan PT Semen Padang sebesar Rp6,8 miliar lebih kepada para mustahik (orang yang menerima zakat).

Dana zakat miliaran rupiah itu, disalurkan melalui berbagai program zakat. Di antaranya, program Peduli Pendidikan sekitar Rp720 juta, Peduli Kese­hatan Rp168 juta, Peduli Ke­manusiaan Rp882 juta, Pe­duli Ekonomi Rp982 juta, Dakwah & Advokasi Rp475 juta.

Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Peru­sahaan PT Semen Padang Oktoweri mengapresiasi UPZ Baznas Semen Pa­dang yang telah memu­dah­kan karyawan PT Semen Padang dalam me­nya­lurkan zakatnya ke­pada para mustahik.

“Alhamdulillah, kami dari PT Semen Padang ber­teri­makasih kepada ka­wan-kawan di UPZ Semen Padang, karena telah me­mudahkan kami para ka­rya­wan dalam menya­lur­kan kewajiban kami untuk membayar zakat,” kata Oktoweri, Selasa (14/9).

Kepala Pelaksana Ha­rian UPZ Baznas Semen Pa­dang Muhammad Arif menambahkan, selain disa­lurkan melalui berbagai program zakat, UPZ Semen Padang juga telah menyalurkan dana hibah dari Yayasan Lembaga Amal Zakat Semen Padang (LAZ-SP) sebesar Rp112 juta lebih.

“Dana hibah dari LAZ-SP itu disalurkan untuk korban banjir dan gempa bumi di Kalimantan Selatan dan Sulawesi Barat melalui via Aksi Cepat tanggap (ACT) perwakilan Sumbar, dan juga untuk bantuan Palestina,” kata Arif.

Selain menyalurkan dana hibah, kata Arif me­lanjutkan, pihaknya juga menyalurkan dana zakat karyawan PT Semen Pa­dang yang telah disalurkan sebelaumnya ke Baznas Pusat sebesar Rp1,8 miliar.

“Jadi setelah kami sa­lur­kan ke Baznas Pusat, dana itu kemudian dikem­balikan ke kami untuk disa­lurkan ke MTs Lubuk Ki­langan, untuk bantuan bia­ya masuk sekolah, dan untuk operasional dai bina­an UPZ Semen Padang di Mentawai,” katanya.

Untuk MTs Lubuk Ki­langan, besaran dana za­kat yang disalurkan ada­lah Rp225 juta dari 4 tahap yang direncakan sebesar Rp450 juta. Dana tersebut dipergunakan untuk biaya operasional MTs.

Sedangkan untuk ban­tuan masuk sekolah, telah disalurkan sebesar Rp869 juta dari rencana Rp1 mi­liar, karena sisa yang be­lum disalurkan masih me­nuggu Calling Visa untuk ca­lon mahasiswa baru yang diterima di perguruan tinggi Timur Tengah.

“Kemudian untuk dai binaan sebesar Rp22 juta, disalurkan untuk digu­na­kan sebagai bantuan ken­daraan operasional, se­perti biaya beli BBM bagi ken­daraan operasional dai binaan kita,” ujarnya.

Selain mengungkapkan dana zakat yang telah disa­lurkan sejak Januari-Agus­tus 2021, Arif juga me­ngatakan bahwa pada bu­lan Agustus 2021, pihaknya ju­ga telah menyalurkan da­na zakat karyawan PT Semen Padang sebesar Rp948 juta.

Dana zakat sebesar hampir Rp1 miliar itu, disa­lurkan kepada delapan as­naf (fakir, miskin, amil, muallaf, pemerdekaan, berhutang, fisabilillah dan ibu sabil) melalui berbagai program zakat.

“Untuk program Peduli Pendidikan disalurkan se­besar Rp106 juta, Peduli Ke­sehatan Rp19 juta, Peduli Kemanusiaan Rp85 juta, Peduli Ekonomi Rp116 juta, Dakwah-Advokasi Rp59 juta, Amil/Operasional Rp50­ juta dan sebesar Rp509 juta disa­lurkan ke Baznas Pusat,” beber Arif.

Untuk asnaf fakir, pada bulan Agustus 2021, UPZ Semen Padang telah me­nya­lurkan dana zakat se­besar Rp57 juta. Dana za­kat tersebut disalurkan ke­pada 342 orang penerima manfaat biaya hidup rutin dan kepada 8 orang biaya hidup non rutin yang terdiri dari faqir, jompo, janda dan cacat dengan sebaran pe­nerima manfaat di sekitar ring 1 PT Semen Padang dan Kota Padang pada umum­­nya.

Kemudian asnaf miskin sebesar Rp158 juta, telah disalurkan dalam bentuk beberapa program dianta­ra­ya untuk 32 orang pene­rima manfaat Peduli Eko­nomi berupa modal usaha, untuk 7 lembaga Sosial Kemanusiaan berupa in­sentif, dan untuk 3 kepala ke­luarga penerima man­faat Peduli Hunian berupa bahan bangunan untuk perbaikan rumah.

Selanjutnya, disalurkan untuk 8 orang penerima manfaat Peduli Kesehatan, seperti untuk bayar hutang berobat di rumah sakit dengan dibayarkan langsung ke rumah sakit, bantuan bayar tunggakan BPJS Kesehatan, dan ban­tuan biaya pembelian tiket pesawat rujukan RS Hara­pan Kita, dan pembelian alat bantu dengar.

“Pada program Peduli Ekonomi, kami juga me­la­kukan pemberdayaan de­ngan pembekalan kewira­usa­haan untuk meningkat­kan taraf hidup dan kese­jahteraan para penerima manfaat, seperti bantuan marketing dan akuntansi praktis dengan tujuan, agar adanya kesinambungan dari bantuan yang mereka dapatkan,” ujarnya.

Kemudian untuk asnaf fisabilillah, Arif menyebut bah­wa pada periode Agus­tus, pihaknya telah me­nyalurkan dana zakat se­besar Rp124 juta lebih un­tuk 110 orang penerima beasiswa rutin, 44 orang beasiswa insidentil, 95 orang penerima bantuan ho­nor rutin guru TPQ/TQA dan untuk 40 lembaga yang meliputi program pendidikan, dakwah rutin dan non rutin.

Sedangkan untuk asnaf muallaf, telah disalurkan sebesar Rp47 juta untuk program dakwah dan juga untuk honor 51 orang da’i binaan UPZ Semen Padang yang tersebar di Kabu­paten Kepulauan Men­ta­wai.

“Keberadaan da’i bi­naan ini sangat membantu program dakwah & ad­vokasi kami, karena para da’i tersebut terus mela­kukan bimbingan kepada para mualaf di Mentawai, termasuk di pedalaman Kepulauan Mentawai,” pung­kas Arif. (ren/rel)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional