Menu

Hilang saat Berburu Babi, Yadi Ditemukan Tewas

  Dibaca : 182 kali
Hilang saat Berburu Babi, Yadi Ditemukan Tewas
EVAKUASI— Tim SAR gabungan dibantu masyarakat mengevakuasi jasad pemburu babi yang ditemukan tewas di aliran Sungai Buluah.

AGAM, METRO
Sempat dilaporkan hilang karena tak kunjung pulang setelah berburu babi sejak tiga hari yang lalu, seorang pria bernama Yudi Bambang Saputra (26) yang merupakan warga Kecamatan Matur, ditemukan tak bernyawa di aliran Sungai Buluah, Kabupaten Agam, Selasa (3/11) sekitar pukul 09.00 WIB.

Kepala BPBD Kabupaten Agam M Lutfi mengatakan, sebelum ditemukan tewas, rekan-rekan korban melapor ke Pemerintah Nagari setempat. Pasalnya, setelah seharian pergi berburu, korban tak juga pulang dan bahkan rekan-rekan korban sudah berusaha mencari, tetapi tak ditemukan.

“Mendapat laporan dari pihak Nagari, kita langsung terjunkan tim menuju lokasi untuk mencari keberadaan korban. Tim melakukan penyisiran di titik yang dicurigai posisi korban berada. Dari hasil penyisiran, awalnya tim menemukan senapan di atas pohon dan sandal milik korban yang tergeletak di pinggir sungai,” kata M Lutfi.

Ditambahkan M Lutfi, dari hasil temuan awal itu, tim melanjutkan penyisiran di aliran Sungai Buluah dan akhirnya jasad korban Yudi tersebut ditemukan sekitar tujuh kilometer dari rumahnya tersangkut di batu aliran sungai yang berada di lereng bukit dengan kemiringan sekitar 80 derjat.

“Korban ditemukan tersangkut di batu besar. Setelah dilakukan pengecekan, korban telah meninggal dunia. Tim kemudian mengevakuasi jasad korban ke rumah duka dan dimakamkan di padam pakuburan keluarga,” ungkap M Lutfi.

M Lutfi menuturkan, korban ditemukan tim gabungan yang berasal dari BPBD Agam, Satpol PP dan Damkar, TNI, pemerintah kecamatan, Bhankantibmas, TKSK, Nagari, KSB, PMI, PP dan masyarakat. Sebelum ditemukan meninggal, korban meninggalkan rumah dengan tujuan berburu babi ke Jorong Sungai Buluah, Minggu (1/11) sekitar pukul 10.00 WIB.

“Pada pukul 12.00 WIB, korban bertemu dengan warga atas nama Masril di Pauanan. Selanjutnya pada pukul 14.00 WIB, korban juga bertemu dengan warga Sungai Buluah atas nama Pakiah daerah Sawah Ikua Pakok. Namun, hingga Minggu sore korban tidak kunjungan pulang ke rumah,” pungksnya. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional