Close

Hilang di Dalam Hutan, Pencari Kayu Bakar Ketakutan saat Ditemukan

BERI PERTOLONGAN— Tim SAR memberikan pertolongan kepada Amir (70) yang ditemukan dalam kondisi lelah dan ketakutan di dalam hutan.

LIMAPULUH KOTA, METRO
Sempat dilaporkan hilang, seorang kakek berusia 70 tahun pencari kayu bakar akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat di dalam hutan di Jorong Coran, Nagari Sitanang, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota, Minggu (9/5) sekitar pukul 01.17 WIB.

Korban yang diketahui bernama Amir ini diketahui hilang sejak Sabtu (8/5) sekitar pukul 14.00 WIB dan ditemukan pencarian oleh warga masyarakat Nagari dan Tim Pos SAR Lima Puluh Kota tak jauh dari tempat dirinya mencari kayu. Korban bersembunyi dalam gelapnya malam dan rimbunnya hutan.

Yang membuat heran, saat ditemukan sang kakek terlihat katakutan dan mencoba lari saat melihat ada orang. Meski begitu, kondisinya yang lemah ditambah sebelah kakinya yang sakit, membuat Amir tidak bisa pergi jauh dan dengan cepat bisa diamankan petugas bersama masyarakat setempat.

Kuat dugaan, Amir mengalami ketakutan karena sebelumnya sempat dikejar lebah dan lari menyelamatkan diri dalam rimba. Ditambah, saat mencari kayu bakar kedalam rimba, Amir dalam keadaan berpuasa. Dan sampai pukul 01.17 WIB, Amir belum berbuka puasa dan makan, sehingga membuatnya lemah dan harus dibawa ke Puskesmas.

“Alhamdulillah sudah ditemukan dalam kondisi selamat. Hanya saja, beliau sedikit lemah karena memang saat siang hari puasa dan sampai dinihari itu belum berbuka dan makan. Kuat dugaan beliau dikejar lebah, kemudian lari dalam rimba untuk menyelamatkan diri. Saat ini sudah mendapat perawatan di RS Ibnu Sina Payakumbuh,” ucap Kepala Pos SAR Lima Puluh Kota, Robi Syaputra, Minggu (9/5) kepada wartawan.

Disampaikan Robi, Pos SAR menerjunkan kekuatan penuh untuk melakukan pencarian sejak mendapatkan informasi dari Pemerintah Nagari setempat. Meski, masyarakat nagari bersama pihak keluarga sudah melakukan pencarian pada waktu senja saat, Amir belum pulang.

“Jadi beliau pergi mencari kayu bakar sebagai rutinitasnya setiap hari pada pukul 14.00 WIB. Namun hingga menjelang berbuka belum juga tiba d irumah seperti sebelumnya. Saat itu mulai ada kecemasan pada pihak keluarga dan menyampaikan kepada Wali Jorong dan Wali Nagari,” ucapnya.

Setelah dilakukan pencarian oleh masyarakat ketempat dengan alat penerangan seadanya, tetapi tidak ditemukan. Setelah Tim SAR sampai di lokasi, pencarian kembali dilakukan dengan menggunakan lampu penerangan yang besar.

“Kita lakukan pencarian dengan menggunakan lampu yang terang, dan awalnya kita temukan sepatunya, kemudian kita sisir terus di sekitar lokasi dan tidak jauh dari tempat ditemukan sepatunya itu kita melihat Korban. Tetapi ketika beliau melihat kita, ada ketakutan dan hendak lari, maka kita dengan cepat mengevakuasi beliau untuk dibawa ke Puskesmas,” ucapnya. (uus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top