Menu

Hilang 2 Hari, 7 Surveyor Tambang Emas Ditemukan

  Dibaca : 357 kali
Hilang 2 Hari, 7 Surveyor Tambang Emas Ditemukan
DITEMUKAN— Tim Basarnas Pasaman menemukan tujuh orang yang hilang di perbatasan Sumbar-Sumut, Jumat (6/3). Kini semuanya telah kembali ke keluarga masing-masing sejak hilang Rabu (4/3) lalu.

PASAMAN, METRO
Sempat dinyatakan hilang selama dua hari di kawasan hutan Air Dingin Gunung Kelabu, Jorong Air Dingin, Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Dua Koto, Pasaman, tujuh orang surveyor atau penyurvei tambang emas kembali ditemukan. Mereka dievakuasi petugas setelah mencari cukup lama.

Koordinator Pos Basarnas Pasaman, Zulfahmi mengatakan, seluruh korban yang hilang selamat tanpa mengalami luka maupun sakit yang berarti. Korban lebih cepat sampai dievakuasi dari perkiraaan waktu 6-7 jam. Sebab tim masyarakat yang menemukan korban langsung berjalan ke arah perkampungan.

“Tim SAR gabungan bertemu di pertengahan jalan dengan korban. Seluruh korban sampai di pemukiman Kampung Simpang Dingin, Jorong Air Dingin, Nagari Simpang Tonang sore,” kata Zulfahmi, kemarin.

Ketujuh korban, kata Zulfahmi, langsung mendapatkan pengecekan kesehatan dari tenaga medis Puskesmas Simpang Tonang, Kecamatan Dua Koto. “Ketujuh korban hanya lemas kelelahan dan sudah berangsur pulih. Seorang korban, Markulin yang sempat sesak nafas di tengah hutan karena faktor usia juga tengah dalam pemulihan,” tambah Zulfahmi.

Seluruh korban, kata dia, sudah langsung diserahkan oleh Tim Sar gabungan kepada pihak keluarganya masing-masing. Mereka adalah Eliwasman (57), warga Duo Koto, Hariyanto (55), Duo Koto, Ramlan (38), Duo Koto, Markulin (65), Bonjol, Yulhendri (28), Bonjol, Basri (48), Bonjol dan Danil (48), Bonjol.

Diketahui, tujuh korban warga Pasaman dilaporkan hilang di daerah perbatasan Madina-Sumut kawasan hutan dan hulu Sungai Batang Pasaman daerah Simpang Duku, Jorong Kelabu, Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Dua Koto, Rabu (4/3) lalu.

Mereka berangkat untuk menyurvei lokasi tambang emas yang berada di hulu Sungai Batang Pasaman. Berangkat pagi dan akan kembali sorenya. Akan tetapi tak kunjung pulang dan dilaporkan hilang. Salah seorang korban, Kamis (5/3) pagi sempat menghubungi salah seorang keluarga korban menggunakan HP.

Mereka mengatakan satu orang teman mereka cedera dan mereka tidak mengetahui posisinya dimana. Akan tetapi daerah mereka berhenti berupa kawasan aliran Sungai Batang Pasaman. (cr6)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Iklan

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional