Menu

Hidupkan Kota Tua, Pemko Gandeng Anak Muda

  Dibaca : 653 kali
Hidupkan Kota Tua, Pemko Gandeng Anak Muda
BERIKAN ARAHAN— Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Padang, Medi Iswandi memberikan arahannya saat kegiatan Padang Heritage Walk.

PONDOK, METRO – Pemko Padang merangkul anak muda untuk menghidupkan kembali kawasan Kota Tua di Muaro. Diharapkan, lewat jari anak muda tersebut di layar ponsel, akan menggugah siapapun untuk datang ke Kota Tua, Padang.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Padang, Medi Iswandi mengatakan, Pemko memang sengaja menggelar kegiatan “Padang Heritage Walk”. Kegiatan yang diikuti puluhan anak muda itu untuk mengenalkan Kota Tua di Padang. Termasuk menyerap ide dan masukan dari anak muda agar Kota Tua menjadi hidup kembali.

“Anak muda punya kekuatan di jemarinya. Punya folowers (pengikut) yang banyak. Bahkan mengalahkan folowers presiden. Sekali upload akan terasa,” ujar Medi saat membuka kegiatan Padang Heritage Walk di Kelenteng Lama, Pondok, Minggu (28/10).

Medi menambahkan, upaya menggandeng anak muda dirasa tepat. Ide bernas dari anak muda akan menjadi bahan masukan bagi Pemko ke depan. Ide itu diharapkan terus menggelinding seperti bola salju dan menggugah pemilik bangunan untuk peduli dengan bangunan tuanya.

Medi mengatakan, Kota Tua Padang sebenarnya sangat ‘instagramable’. Layak jual disegi kepariwisataan. Namun terkendala dengan pemilik bangunan. “Kita berharap pemilik bangunan mau merevitalisasi bangunan miliknya,” tutur Medi.

Di sisi lain, Medi menyampaikan bahwa saat ini pariwisata tidak lagi seperti dulu. Kini merupakan era pariwisata 4.0. Era dimana wisatawan tidak lagi menikmati dan merasakan sebuah destinasi wisata baru. Akan tetapi juga mengunggah dan menyebarkannya di media sosial.

“Sekarang eranya menikmati secara digital,” ulasnya.
Peserta kegiatan Padang Heritage Walk pada Minggu sore (28/10) berjalan kaki menyusuri kawasan Kota Tua. Sayangnya, karena hujan deras tak henti, kegiatan dialihkan dengan dialog dan tukar pikiran. Sebanyak 40 anak muda mendengar sekaligus memberikan masukan kepada Pemko.

Kegiatan ini cukup diapresiasi para peserta. Seorang peserta, Neng, mengatakan bahwa kegiatan ini cukup menarik dan belum pernah dilakukan oleh daerah lain. Menurutnya, kegiatan ini harus dilakukan secara berkala dengan durasi waktu panjang.

“Acara ini bagus. Sangat bermanfaat. Ini kali pertama saya mengikuti kegiatan seperti ini. Mungkin karena kepala Dinas Pariwisatanya masih muda,” ungkap wanita yang bekerja di Bappeda Kota Bogor itu sambil tersenyum. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional