Close

Hentikan Kekerasan terhadap Anak di Kota Padang!

IKRAR PERLINDUNGAN ANAK— Pembacaan ikrar perlindungan anak oleh semua wartawan dalam Sosialisasi Peran Media dan Lembaga Perlindungan Anak dalam Mewujudkan Kota Layak Anak, di Balaikota Aie Pacah, Senin (4/10).

AIE PACAH, METRO–Kasus kekerasan terhadap anak di Kota Padang mengalami kenaikan. Hingga kini, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan KB (DP3AP2KB) Kota Padang sedang melakukan penelusuran terkait kondisi tersebut.

“Kalau di data nasional di kementrian memang naik. Tapi di Padang, kita tidak menemukan. Makanya, kita sekarang sedang melakukan penelusuran,” kata Kepala DP3AP2KB Kota Padang, Editiawarman usai sosialisasi peran media  dan lembaga Perlindungan Anak dalam mewujudkan Kota Layak Anak di ruang Abu Bakar Jaar, Balaikota Aie Pacah.

Penelusuran diharapkan bisa menemukan kasus kasus yang mungkin belum terjangkau.  Pada tahun 2020 lalu, total kasus kekerasan pada anak terjadi di Kota Padang adalah 60 kasus. Untuk data sekarang, pihaknya masih melakukan penghimpunan.

“Kita coba jangkau lagi, kita selamatkan anaknya. Kita hentikan kekerasan yang menimpa mereka. Makanya dalam acara ini kita harapkan dukungan dari semua insan media agar ikut berperan aktif melindungi anak dan memberikan hak-hak anak,” kata Edifiawarman.

Media dalam setiap penulisan berita diharapkan bisa melindungi identitas anak. Sehingga anak tetap mendapatkan ketenangan serta hak-haknya. Selama ini, masih ada anak-anak korban kekerasan malah mendapatkan bulian dari lingkungan setelah ia menjadi korban kekerasan. “Acara ini sengaja kita angkat agar teman-teman media juga ikut berperan dalam memberikan hak-haka anak,” tandasnya.

Penjabat Sekda Padang, Arfian mengatakan Pemko Padang akan selalu mendukung semua kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan Perlindungan Anak. Kalau perlu, di tiap kelurahan, kata Arfian perlu dibuat percontohan tentang pemberian hak-hak anak.

“Ke depan kita upayakan akan ada kelurahan-kelurahan percontohan tentang penegakan hak-hak anak ini,” tandasnya. (tin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top