Menu

Hendri Munief: Kami Berharap Wawako Padang dari PKS

  Dibaca : 178 kali
Hendri Munief: Kami Berharap Wawako Padang dari PKS
JUMPA PERS— Ketua DPP PKS Wilayah Daerah Sumatra bagian utara (Wilda Sumbagut), Hendri Munief dalam jumpa pers yang dihadiri Wakil Ketua DPW PKS Sumbar Ulyadi Yesmar, Sekretaris DPW Rahmat Saleh, dan pengurus DPW PKS di Wilda Sumbagut, Senin (21/6).

PADANG, METRO–Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berharap posisi Wakil Wali Kota Padang yang lowong diisi kader­nya yang telah disiapkan, Mul­yadi Muslim dan Mu­harlion. Pasal­nya, Wali Ko­ta Pa­dang sudah diisi Hendri Septa yang merupakan Ketua DPD PAN Kota Padang pas­cadi­lantik­nya kader PKS Mahyeldi sebagai Gubernur Sumbar.

Hal itu disampaikan Ke­tua DPP PKS Wilayah Da­erah Sumatra bagian utara (Wilda Sumbagut) yang mengkoordinir Aceh, Su­matra Utara, Riau, Ke­pulauan Riau, dan Sumatra Barat, Hendri Munief, Senin (21/6) dalam jumpa pers yang dihadiri Wakil Ketua DPW PKS Sumbar Ulyadi Yesmar, Sekretaris DPW Rahmat Saleh, dan pe­ngurus DPW PKS di Wilda Sumbagut.

Menurut Hendri,  kalau sekarang PAN ada pada posisi Wali Kota, maka wakilnya seharusnya PKS. “Atau kemudian lebih elok lagi, kalau sepakat yang dimajukan ke DPRD Pa­dang ya PKS-PKS. Kenapa? Agar dipastikan Wawako memang PKS. Tetapi kalau ada usulan dari PAN, ya aturannya membolehkan. Karena tidak ada aturan yang menyatakan satu PAN satu PKS. Yang ada hanya dua orang calon dimajukan dari partai pe­ngusung,” katanya.

Kata Hendri, PKS sa­ngat menghargai PAN da­lam mengambil sikap. Saat ini, sedang terjadi pembi­caraan di tingkat pusat, baik Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Presiden PKS Ahmad Syai­khu. “M­e­reka sedang ber­diskusi, siapa yang akan dimajukan ke DPRD Pa­dang. Namun semua tentu juga harus ada surat dari Wali Kota Padang yang akan memakai wakil­nya. PKS juga sudah me­nyurati Wali Kota untuk pertemuan,” katanya da­lam jumpa pers yang juga dihadiri calon Wawako dari PKS Mulyadi Muslim.

Wakil Ketua DPW PKS Sumbar Ulyadi Yesmar mengatakan, dua nama yang telah diusulkan PKS itu, Mulyadi dan Muharlion sudah melakukan sosia­lisasi dan bersilaturahmi dengan banyak pihak.

“Tentunya kami dari DPW PKS mengusahakan wakilnya adalah kader PKS. Sekarang kami sifatnya menunggu, siapa calon yang akan diusung ber­sama oleh PKS-PAN,” katanya.

Silaturahmi Kebangsaan

Hendri Munief menga­takan,  pasca-PKS meng­gelar Musyawarah Na­sional (Munas) V pada 26-29 November 2020 di Ban­dung, Jawa Barat, telah dila­kukan  terobosan dengan mengganti logo partai men­jadi berbentuk lingka­ran. Logo terkini didominasi warna oranye atau fresh orange dengan elemen dua bulan sabit mengapit satu tangkai padi tegak lurus berwarna putih serta tul­i­san PKS berwarna hitam.

“Hari ini PKS punya wajah baru. Logo baru, logo istimewa. Warna fresh orange. Bahkan,  mars PKS dan hymne PKS berganti. Visi kami juga diperbarui dan  AD ART juga berubah. Politik PKS juga berubah, karena itu kami banyak melakukan kunjungan ke partai lain, atau organisasi lain. Saya minta semua ketua DPW di Sumbagut, menjadikan semua partai menjadi sahabat kita. Ber­politik dengan santun dan terus bersilaturahmi,” ka­tanya.

Bahkan, katanya, tag­line PKS “bersama mela­yani rakyat” juga bukti perubahan yang lebih baik dari partai ini. “Posisi PKS sebagai oposisi tidak selalu bertentangan dan tidak asal beda dengan peme­rintah. Ibarat orang ber­sepeda, harus ada check and balances. Ketika se­mua partai dukung Jokowi, PKS ambil sikap penye­imbang,” katanya. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional