Menu

Helikopter Bantuan BNPB Ujicoba Pendaratan di Helipad PUPR

  Dibaca : 256 kali
Helikopter Bantuan BNPB Ujicoba Pendaratan di Helipad PUPR
UJI COBA— Kalaksa BPBD Sumbar, Erman Rahman dan jajaran bersama Kadis Sosial Sumbar, Jumaidi dan pilot helikopter jelang uji coba pendaratan bantuan BNPB di sejumlah helipad gedung shelter di Kota Padang, Jumat (6/3).

PADANG, METRO
Helikopter bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang parkir di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) ujicoba mendarat di sejumlah helipad gedung shelter di Kota Padang, Jumat (6/3). Helikopter yang diperuntukan guna menangani penanggulangan bencana di Sumbar itu rencana awalnya ujicoba mendarat di empat titik helipad, yakni gedung Dinas PUPR Provinsi Sumbar, SMA N 1 Padang, RSUP M. Djamil dan lapangan bola PT KAI Divre II.

Namun setelah dievaluasi pendaratan hanya dilakukan di gedung Dinas PUPR Provinsi Sumbar. Sementara di SMA N 1 dan lapangan PT KAI hanya terbang rendah.

“Di RSUP M.Djamil sebenarnya telah disiapkan tempat pendaratan. Setelah kita cek lagi ternyata ada bangunan baru yang telah berdiri sehingga dikhawatirkan akan berbahaya jika helikopter didaratkan di sana,” ujar Kepala Pelaksanan BPBD Sumbar, Erman Rahman, usai uji coba penggunaan helikopter tersebut, Jumat (6/3).

Di Gedung Kantor Dinas PUPR Sumbar helikopter itu dapat mendarat dengan mulus. Pendaratan itu dilakukan dalam rangkaian simulasi tanggap darurat bencana gempa yang menyebabkan tsunami.”Simulasi ini sekaligus memastikan lokasi yang bisa didarati helikopter jika bencana benar-benar terjadi di Sumbar,” katanya.

Pendaratan helikopter di gedung Dinas PU Sumbar berjalan lancar. Meski sempat mengejutkan sejumlah PNS di dinas tersebut, tetapi titik tersebut dinilai aman didarati saat terjadi bencana. “Helikopter bantuan BNPB tersebut untuk penempatan pertama di Sumbar diberikan selama 3 bulan ini. BNPB juga memperpanjang,”sebutnya.

Dikatakannya, helikopter itu nantinya akan digunakan untuk memantau lokasi bencana di Sumbar. Baik mendistribusikan logistik bagi korban bencana, termasuk membawa waterboom (bom air) untuk bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Sebelumnya, sudah dimanfaatkan untuk pencaharian korban nelayan hilang di Kabupaten Pesisir Selatan. Kemudian mengantarkan bantuan logistik bagi korban bencana di Kabupaten Pasaman.

Erman menyebutkan untuk simulasi utama penanggulangan bencana di Sumbar akan dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) Nasional di Kota Pariaman pada 26 April 2020.”Tema simulasi adalah bencana gempa berpotensi tsunami sesuai dengan ancaman bencana yang ada di Sumbar,” katanya.

Sebelumnya Deputi Pencegahan BNPB Pusat, Lilik Kurniawan telah mengunjungi Kota Pariaman untuk meninjau persiapan Peringatan Hari Kesiapsiagaan Nasional (HKB).(fan)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Iklan

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional