Menu

Heboh Oknum Politisi dan Pejabat Papua Perkosa 4 Siswi

  Dibaca : 57 kali
Heboh Oknum Politisi dan Pejabat Papua Perkosa 4 Siswi
Ahmad Sahroni.

JAKARTA, METRO–Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni geram mendapat informasi adanya kasus dugaan pemerkosaan oleh oknum pejabat dan politisi terhadap empat orang siswi di Jayapura, Papua.

Dalam keterangan tertulis Ahmad Sahroni yang diterima JPNN,­com, heboh kasus oknum pejabat Pa­pua per­kosa itu di­ungkap pe­milik akun @kas­me­nyalasu di Twitter pada 10 September 2021. Konon, korban menjadi kor­ban pen­culikan hing­ga pe­mer­ko­saan oleh se­jumlah orang yang di­duga pejabat dan po­litisi salah sa­tu par­tai politik di Papua.

Disebutkan bah­wa keluarga dan pe­nga­cara korban men­­da­pat ancaman dari pe­laku sehingga mereka dipaksa mencabut laporan polisi yang sudah sempat dibuat di Polda Papua.

“Kejadian ini tentunya akan sangat me­nyakitkan dan traumatis bagi korban maupun keluarganya, dan sangat wajar jika korban kemudian melaporkan hal ini ke polisi,” ucap Sahroni dalam keterangan di Jakarta, Senin (13/9).

Politikus Partai NasDem itu meminta pihak Polda Papua menindaklanjuti laporan keluarga korban dengan melakukan penyelidikan agar korban mendapat keadilan. “Bukan justru meng­intimidasi keluarga korban. Saya tidak setuju kalau kasus ini dihentikan begitu saja dengan dalih sudah berdamai,” ucap Sahroni, geram.

Pria asal Tanjung Priok, Jakarta Utara itu meminta kepada pihak Polda Papua untuk tetap melakukan penyelidikan dan menindak para terduga pelaku sesuai dengan aturan.

“Siapa pun pelakunya, apa pun jabatannya, jika mereka terbukti melakukan kekerasan, tanpa pandang bulu harus segera diadili dan diberikan hukuman yang berat,” ujar dia.

Mengenai kabar oknum pejabat perkosa siswi telah berdamai dengan kleuarga korban, Sahroni menyatakan alasan itu tidak bisa dijadikan polisi untuk menghentikan penyelidikan.  “Perlu dipa­hami bahwa untuk kasus seperti ini tidak ada kata da­mai. Proses hukum harus tetap berjalan demi me­menuhi rasa keadilan para korban,” tandas Ahmad Sahroni. (fat/jpnn)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional