Menu

Hari Sumpah Pemuda 2020, Gelorakan Semangat Bersatu dan Bangkit Lawan Covid-19

  Dibaca : 159 kali
Hari Sumpah Pemuda 2020, Gelorakan Semangat Bersatu dan Bangkit Lawan Covid-19
Zainudin Amali — Menpora RI

28 OKTOBER merupakan hari yang bersejarah khususnya untuk kaum muda Indonesia, hari itu merupakan Peringatan Hari Sumpah Pemuda. Namun, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini, diperingati di saat Indonesia tengah dilanda Pandemi Covid-19.

Pada peringatan Sumpah Pemuda ke-92 tahun ini, Pemerintah melalui Kementerian Pemuda Olahraga mengambil tema ‘Hari Sumpah Pemuda Bersatu dan Bangkit’. Dalam logo Sumpah Pemuda ke-92, terdapat dua manusia yang saling memegang erat, menggambarkan semangat Pemuda Indonesia dalam persatuan dalam mengisi Kemerdekaan Indonesia.

Dalam logo Sumpah Pemuda tersebut juga terdapat warna yang beragam dengan arti yang berbeda-beda seperti warna hijau melambangkan Indonesia yang kaya akan hutan dan pertanian, warna biru memiliki arti lautan Indonesia, serta warna beragam lainnya yang menggambarkan perbedaan seperti Agama, Ras, suku, Budaya dan bahasa, yang dimiliki Indonesia.

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali mengatakan, konsep logo yang dibuat seakan menyambung dan tidak terputus melambangkan semangat persatuan dan kerja sama untuk melawan Covid-19. Pada font Sumpah Pemuda, memiliki kesan tegas sebagai salah satu sifat pemuda yang energik dan aktif.

“Semangat persatuan mutlak dan tidak bisa ditawar lagi. Seberat apa pun masalah, jika bersatu akan bisa diselesaikan dengan baik. Semangat bergotong royong juga harus dikedepankan dalam menghadapi masalah. Termasuk menghadapi situasi pandemi Covid-19 yang masih melanda negeri,” kata Zainudin.

Zainudin, juga berpesan agar perbedaan yang ada di Indonesia jangan sampai memecah belah Pemuda, persatuan harus selalu dipelihara dengan baik. Apalagi, di masa Pandemi Covid-19 ini semuanya harus bersatu termasuk para Pemuda dalam upaya memutus Covid-19.

“Para pemuda kita harus bersatu dan bangkit. Kita tidak boleh tercerai-berai. Meskipun berbeda, kita harus tetap satu, semangat persatuan harus kita pelihara dengan baik. Tanpa persatuan, kita tidak akan bisa, makanya harus bersatu lalu kita bangkit,” ungkap Zainudin.

Dalam momentum ini, pihaknya mengharapkan peran pemuda di Tanah Air semakin signifikan. Apa yang sudah dijalankan selama ini harus dilanjutkan dan ditingkat. Para pemuda juga diminta selalu siap dalam menghadapi tantangan yang ada.

“Sebagai bangsa yang besar kita harus siap. Saya kira peranan pemuda sampai sekarang masih terus dibutuhkan. Anak muda kita harus bisa berinovasi, kreatif menyambut masa yang akan datang. Pemuda kita harus bisa terus menguasai pengetahuan dan teknologi. Kalau tidak kita bisa tertinggal. Semangat itu harus terus dipelihara,” tutur Zainudin.

Mantan Anggota DPR RI ini juga memaparkan bahwa pihaknya memiliki 5 program prioritas. Pertama, melakukan perbaikan tata kelola, kompetensi ASN, penyederhanaan regulasi, penyesuaian birokrasi dan peningkatan kecepatan pelayanan publik. Kedua, pemberdayaan pemuda menjadi kreatif, inovatif, mandiri, dan berdaya saing serta menumbuhkan semangat kewirausahaan.

Ketiga, Penguatan ideologi Pancasila dan karakter serta budaya bangsa di kalangan pemuda. Keempat, pemassalan dan pemasyarakatan olahraga yang menimbulkan kegemaran untuk hidup lebih sehat dan bugar di kalangan masyarakat. Kelima, pembinaan usia dini dan peningkatan prestasi atlet yang terencana dan berkesinambungan.

“Untuk itu kami meminta para pemuda kita untuk bisa berinovasi, kreatif, hingga berdaya saing serta menumbuhkan semangat kewirausahaan. Ini sesuai dengan program prioritas yang kedua. Tak kalah pentingnya juga program prioritas ketiga. Penguatan ideologi pancasila dan karakter serta budaya bangsa dikalangan pemuda,” tegasnya.

Terakhir, dia berpesan kepada para pemuda untuk menjauhi narkoba dan jangan terjerumus dalam bisnis barang haram tersebut. Sesama pemuda harus bisa saling mengingatkan dan melakukan sosialisasi bahaya narkoba. Kemudian memberi contoh yang baik di lingkungan masing-masing, termasuk di organisasinya.

“Saya juga minta anak muda sekarang ini untuk bijak dalam menggunakan media sosial. Dalam momen ini, kita harus berkolaborasi, mempunyai semangat bersatu dan bangkit,” pungkas Zainudin.

Bersatu dan Bangkit Lawan Covid-19
Anggota DPR RI asal Sumbar Andre Rosiade mengatakan peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Sejak awal tahun 2020 virus corona atau Covid-19 melanda di seluruh dunia, termasuk Indonesia yang mengakibatkan seluruh sendi kehidupan terkena dampak.

“Tak hanya sektor kesehatan yang terdampak, ekonomi, pendidikan, wisata, dan sektor yang lainnya pun juga terimbas yang dampaknya juga sama parahnya. Akibat yang demikian membuat dunia berada dalam situasi yang penuh dengan kelesuan, resesi ekonomi, dan terancam kebodohan sebab sistem pendidikan yang ada tak berjalan semestinya,” kata Andre.

Meski saat ini masih dilanda pendemi Covid-19, Andre menekankan kepada seluruh masyarakat terutama pemuda untuk tidak pasrah atau menerima nasib. Dengan momen peringatan Hari Sumpah Pemuda, ia mengajak kepada bangsa ini pemuda untuk tetap bersatu dan bangkit. Pemuda harus menjadi pelopor dan barisan terdepan dalam penerapan protokol kesehatan.

“Kita jadikan momentum Hari Sumpah Pemuda untuk bangkit dari dampak pandemi Covid-19. Para emuda harus tetap semangat, kreatif, inovatif, dalam keseharian. Yang terpenting, tetap menerapkan protokol kesehatan, yakni menggunakan masker, menjaga jarak, dan sering mencuci tangan. Pemuda harus memberi contoh penerapan protokol kesehatan,” tuturnya. (**)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional