Close

Hari Kontrasepsi, GP Targetkan 499 Akseptor

LAYANAN KB—Pemko Bukittinggi terus menggiatkan layanan KB yang digawangi Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak.

BUKITTINGGI, METRO–Pemko Bukittinggi terus menggiatkan layanan KB yang digawangi Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB). Apalagi saat ini tengah memasuki bulan bhakti kontrasepsi sedunia.

Salah satu layanan KB dilaksanakan di Kecamatan Guguak Panjang. Di mana, program KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) dilaksanakan di Bidan Praktek Mandiri (BPM) Rury di kelurahan ATTS, Kamis (7/10).

Koordinator Penyuluh KB Kecamatan Guguak Panjang, Nelmawati Obe SH, menjelaskan, kegiatan layanan KB ini dilaksanakan dalam Bulan Kontrasepsi se Dunia, yang dimulai, 27 September hingga November mendatang. Untuk melayanan KB di BPM Rury, dilaksanakan untuk IUD dan Implan atau MKJP.

“Pelayanan KB yang dilaksanakan di BPM Rury ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam bulan kontrasepsi dunia, yang dimulai 27 September hingga November. Khusus untuk untuk Kecamatan Guguak Panjang ditargetkan layanan untuk 499 akseptor yang terdiri dari 7 macam alat kontrasepsi,” jelas Nelmawati.

Nelmawati menjelaskan, layanan KB ini bertujuan untuk mengatur jarak kelahiran anak, menahan laju pertumbuhan penduduk. Layanan KB juga ditujukan untuk menekan angka kematian ibu dan bayi akibat hamil di usia yang terlalu muda atau terlalu tua atau akibat pe­nyakit sistem reproduksi, menekan jumlah penduduk serta menyeimbangkan jumlah kebutuhan dengan jumlah penduduk.

“Prgram KB tidak ada kaitannya deng­an menolak kehadiran anak. Program KB justru dibuat untuk menyehatkan dan mensejahterakan keluarga. Jika semua itu direncanakan dengan baik, peluang menciptakan keluarga berkua­litas pun akan semakin besar,“ ujar Nelma­wati.(pry)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top