Menu

Hari Ini, Pencanangan Vaksin Covid-19 di Padang dan Pessel, Di Sumbar, Sasaran Vaksin Mencapai 37 Ribu Orang

  Dibaca : 635 kali
Hari Ini, Pencanangan Vaksin Covid-19 di Padang dan Pessel, Di Sumbar, Sasaran Vaksin Mencapai 37 Ribu Orang
SUNTIK VAKSIN—Sekdaprov Sumbar, Alwis bersama Kepala Dinkes Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi dan dokter serta tenaga kesehatan, saat pencanangan suntik vaksin Covid-19 Sinovac perdana di Sumbar dilaksanakan, Kamis (14/1) di Aula Kantor Gubernur Sumbar.

PADANG, METRO
Setelah pencanangan suntik vaksin Covid-19 Sinovac perdana di Sumbar dilaksanakan, Kamis (14/1) di Aula Kantor Gubernur Sumbar, maka, Jumat (15/1) pencanangan vaksinasi akan dilaksanakan di Kota Padang dan Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel). “Se-Indonesia vaksin ini tidak semua kabupaten kota dapat. Untuk Sumbar terpilih dua daerah, yaitu Kota Padang dan Pessel. Itu ditentukan oleh pemerintah pusat. Jadi untuk dua daerah itu, tahap pertama itu dihabiskan dulu 36.920 vaksin itu. Jadi nanti akan bertahap terus,” ungkap Irwan Prayitno.

Irwan Prayitno mengungkapkan di Kota Padang, pencanangan vaksin dimulai Jumat (15/1) di Puskesmas Padang Pasir. Terkait sanksi, Irwan Prayitno juga menambahkan, hingga saat ini belum ada aturan pemerintah pusat yang memberikan sanksi bagi yang tidak bersedia divaksin.

Meskipun demikian, Irwan Prayitno tetap menghimbau masyarakat agar untuk tidak takut dan khawatir terhadap keamanan serta kehalalan vaksin Covid-19. “Yakinlah bahwa pemerintah tidak mungkin akan mencelakakan masyarakatnya,” ujarnya.

Selain itu, orang nomor satu di Pemprov Sumbar itu meminta masyarakat untuk tidak terprovokasi isu negatif atau hoaks tentang vaksin yang selama ini banyak beredar. Pasalnya, mutu dan keamanan vaksin Covid-19 tidak perlu diragukan lagi karena sudah melalui fase uji klinis.

Terlebih lagi BPOM sudah mengeluarkan izin penggunaan darurat (emergency use authorization) dan juga dari MUI sudah mengeluarkan Fatwa Nomor 2 Tahun 2021 terkait kehalalan dari vaksin Covid-19.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi mengatakan, tahap pertama ini, hanya Kota Padang dan Kabupaten Pessel dilaksanakan vaksinasi. Tahapan berikutnya baru dilaksanakan di kabupaten kota berikutnya.

“Dari arahan Kementerian Kesehatan, dari 36.920 vaksin dijadikan dua kali penyuntikan untuk 18 ribu orang. Tahap pertama ini untuk tenaga kesehatan. Dengan jumlah tersebut, maka ditetapkanlah Kota Padang dan Kabupaten Pessel yang akan melaksanakan vaksinasi tahap pertama,” terang Arry.

Setelah tenaga kesehatan, tahap berikutnya yang akan divaksin adalah tenaga pelayan publik, seperti, TNI, Polri dan Satpol PP. Kemudian baru kelompok SDM kesehatan. “SDM kesehatan ini, mereka yang bekerja melayani di fasilitas kesehatan. Termasuk juga cleaning service di rumah sakit, puskesmas dan klinik,” terangnya.

Diakui Arry hingga saat ini memang belum ada regulasi yang mengatur tentang sanksi bagi yang tidak bersedia divaksin. Namun Arry mengingatkan masyarakat, khususnya tenaga kesehatan, agar jangan menolak divaksin. Pasalnya, tenaga kesehatan orang paling berisiko tertular Covid-19. Karena dalam melaksanakan tugasnya berhadapan langsung dengan pasien Covid-19.

“Hingga saat ini belum ada tenaga kesehatan yang menolak. Namun, kita tetap menghimbau agar jangan menolak. Kita akan terus melakukan advokasi, mengimbau dan mengajak. Karena dengan vaksin inilah satu-satunya cara kita keluar dari pandemic Covid-19 ini,” terangnya.

Arry mengungkapkan, saat ini data yang masuk ke system, ada 37 ribu sasaran vaksin Covid-19 Sinovac di Sumbar, untuk 19 kabupaten kota. Sementara, vaksinator yang ada sekarang berjumlah 462 vaksinator. Untuk vaksin tahap berikutnya, ada penambahan 1.717 vaksinator nantinya. Sekarang vaksinator tambahan tersebut sedang dilatih.(fan)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional