Menu

Hari ini, Padang Terapkan PPKM Mikro, Jam Operasional Mall, Restoran, Kafe hingga Pukul 17.00 WIB, Sekolah Daring, Perkantoran WFH

  Dibaca : 273 kali
Hari ini, Padang Terapkan PPKM Mikro, Jam Operasional Mall, Restoran, Kafe hingga Pukul 17.00 WIB, Sekolah Daring, Perkantoran WFH
PEMBATASAN JAM OPERASIONAL— Hari ini, Kamis (8/7), Pemko Padang mulai menerapkan Pengetatan PPKM Mikro. Salah satu aturan dalam PPKM adalah, pelaksanaan makanan dan minuman di tempat umum, yakni di restoran, kafe, lapak baik yang berada di mall atau berdiri sendiri, dibatasi hanya 25% dan maksimal sampai pukul 17.00. Sementara untuk take away dibatasi sampai pukul 20.00 WIB.

AIAPACAH, METRO–Kota Padang mulai me­ne­rapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mi­kro, mulai Kamis (8/7) hingga 20 Juli. Hal ini sesuai Surat Edaran Wali Kota Padang No­mor 440.559/BPBD-Pdg/VII/2021. Selain Padang, tiga da­erah lainnya juga melaksa­na­kan PPKM Mikro yakni Kota Padangpanjang, Bukittinggi dan Kota Solok.

Penerapan PPKM ini sesuai dengan instruksi dari pemerintah pusat da­lam menekan penye­ba­ran Covid-19. Disebutkan wako dalam SE tersebut, ter­dapat sejumlah aturan atau kegiatan yang dila­rang saat PPKM Mikro ini.

Diantaranya, pekerja perkantoran bekerja di ru­mah (WFH) sebanyak 75% dan 25%. Kegiatan belajar mengajar dilakukan secara online, sektor esensial se­perti, layanan kesehatan, perbankan, perhotelan, bahan pangan, logistic, pasar modal dan lainnya bisa tetap beroperasi 100% dengan pengaturan jam operasional dan protokol kesehatan.

Kemudian, untuk pelak­sanaan makanan dan mi­numan di tempat umum, yak­ni di restoran, kafe, la­pak baik yang berada di mall atau berdiri sendiri, dibatasi hanya 25% dan maksimal sampai pukul 17.00. Sementara untuk take away dibatasi sampai pukul 20.00 WIB.

Selanjutnya, mall dibo­leh­kan dibuka hingga pukul 17.00 WIB dengan kapa­sitas 25 persen. Kemudian, semua fasilitas publik ditu­tup sementara. Seluruh ke­giatan seni dan budaya di­tutup. Seluruh kegiatan se­minar dan rapat juga ditu­tup.

Sedangkan untuk usa­ha transportasi umum akan diatur oleh Pemda untuk kapasitas dan pro­tokol kesehatan Covid-19.

Dalam surat edaran itu, juga diatur tentang pelak­sanaan kegiatan keaga­ma­an. Dimana masjid dan mu­shalla masih bisa tetap me­laksanaan kegiatan keaga­maan dengan syarat me­ne­rapkan protokol keseha­tan ketata, menjaga jarak satu meter.

Selain itu, wako juga mengatur tentang pelak­sanaan Hari Raya Idul Adha. Shalat Idul Adha masih bisa dilakukan di mas­jid dengan syarat ja­maah adalah warga sekitar, dan tetap menerapkan pro­­tokol kesehatan. Kemu­dian untuk pelaksanaan kurban, panitia kurban di­minta mengantarkan lang­sung daging kurban kepada masyarakat untuk meng­hindari kerumunan.

Wali Kota Padang, Hen­dri Septa semua masya­rakat mematuhi apa yang telah tertera dalam edaran tersebut, demi menekan angka penularan Covid-19 yang makin menjadi-jadi. “Semua masyarakat Kota Padang untuk sama-sama melaksanakan edaran ter­sebut,” tandas Hendri Sep­ta.

Untuk diketahui, selain pulau Jawa dan Bali, Peme­rin­tah Pusatjuga memper­ketat penerapan Pem­ber­lakuan Pembatasan Kegia­tan Masyarakat (PPKM) Darurat di 43 kabupaten/kota, termasuk Sumbar, mulai Selasa (6/7).

Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto menyatakan, mu­­lai 6 hingga 21 Juli 2021, pe­merintah memperketat penerapan PPKM Darurat di luar Pulau Jawa dan Bali.

Ada 43 kabupaten/kota yang dikenakan penge­ta­tan PPKM Darurat. Daerah tersebut tergolong dalam assemen 4 dalam kondisi Covid-19. Di Sumbar sen­diri, penerapan PPKM di­ber­lakukan di 4 daerah yak­ni, Kota Padang, Padang­panjang, Kota Solok dan Kota Padang.

Terpisah, Kepala BKPSDM Pemko Padang, Arfian mengaku belum mengetahui terkait pelak­sanaan kerja bagi ASN di rumah. Menurut Arfian, dirinya tak ikut rapat an­tara wali kota dan guber­nur.

“Saya tak ikut vidcon antara wali kota dan guber­nur, karena saya tak diun­dang. Jadi kita tak tahu ha­sil­nya apa,” tandas Ar­fian.

Hingga kemarin, akti­fitas PNS Pemko Padang masih tetap seperti biasa. Belum ada pembatasan  kerja atau WFH. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional