Menu

Harga Vaksin COVID-19 Berbayar Rp879 Ribu per Orang

  Dibaca : 158 kali
Harga Vaksin COVID-19 Berbayar Rp879 Ribu per Orang
Kementerian Kesehatan menetapkan harga vaksin dosis lengkap Sinopharm berbayar untuk individu sebesar Rp879.140 per orang.

JAKARTA, METRO–Kementerian Keseha­tan menetapkan harga vak­­sin dosis lengkap Sino­pharm berbayar untuk indi­vidu sebesar Rp879.140 per orang. “Harga itu sesuai Keputusan Menteri Kese­hatan Nomor HK.01.07/MENKES/4643/2021,” kata Juru Bicara Vaksi­nasi CO­VID-19 Kementerian Ke­se­hatan dr Siti Nadia Tar­mizi melalui pesan singkat di Jakarta, Minggu (11/8). Ke­pu­tusan Menteri Kese­ha­tan tersebut berisi tentang se­jumlah aturan terkait peneta­pan besaran harga pem­be­lian vaksin produksi Sino­pharm melalui penun­jukan PT Bio Farma (Per­sero) da­lam pelaksanaan penga­daan vaksin CO­VID-19 dan tarif maksimal pelayanan untuk pelaksa­naan Vaksinasi Gotong Ro­yong.

Dijelaskan, sesuai de­ngan aturan tersebut, har­ga vaksin per dosis Rp321.660 ­ditambah de­ngan harga layanan Rp117.910 ­sehingga harga per dosis vaksin yang dibe­ban­kan kepada penerima man­faat seharga Rp439.570 per dosis. “Un­tuk satu orang kan bu­tuh­­nya dua dosis, jadi dikali­kan dua menjadi totalnya Rp879.140,” kata Siti Nadia. Sebelumnya dalam sesi diskusi daring, Guru Besar Pulmonologi dan Ilmu Ke­dok­teran Respirasi Fakul­tas Kedokteran Universitas Indonesia Prof Tjandra Yoga Aditama mengatakan makin banyak orang yang divaksin itu akan semakin bagus. Baca Juga: Jangan Konsumsi 4 Jenis Makanan Ini Setelah Divaksin Covid-19, Fatal Akibatnya

“Kalau bisa makin ba­nyak orang divaksin de­ngan apa pun juga caranya dan makin cepat makin bagus,” katanya saat men­jawab pertanyaan seputar vaksinasi berbayar bagi individu di Indonesia. Prof Tjandra mengatakan vaksi­nasi bukan hanya COVID-19. Indonesia telah menga­wali program vaksinasi sudah berpuluh-puluh ta­hun yang lalu.

“Vaksin kalau mau gra­tis bisa di puskesmas atau di posyandu. Kalau mau pergi ke rumah sakit A atau B ya bayar. Memang ada opsi itu dibuka buat vaksi­nasi anak seperti BCG, DPT dan lainnya,” katanya.

 Negara seperti India, kata dia, juga melakukan hal yang sama. “Jadi vak­sinasi gratis juga diberikan. Tapi kalau orang mau pergi ke dokter pribadi yang rumah sakitnya bagus, yang pakai AC yang tidak panas-pana­san itu bayar,” katanya. Namun juga tidak memung­kiri bahwa banyak juga negara lain yang 100 persen menggratiskan vak­­­si­nasi bagi pendu­duk­nya. “Jadi itu, silakan ditim­bang yang baik yang mana,­” demikian Tjan­dra Yo­ga Aditama. (jpnn)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional