Menu

Harga Tomat Anjlok, Rp4 Ribu/Kg, Pasokan Petani Melimpah, Pedagang Merugi

  Dibaca : 749 kali
Harga Tomat Anjlok, Rp4 Ribu/Kg, Pasokan Petani Melimpah, Pedagang Merugi
PASOKAN MELIMPAH— Akibat pasokan tomat melimpah di tingkat petani, harga tomat anjlok di pasaran. Pedagang di sejumlah pasar menjual tomat antara Rp3.000 hingga Rp4.000 per kilogram. (Jpnn)

LUBUKLINTAH, METRO – Harga tomat di pasar tradisional di Kota Padang anjlok hingga kisaran Rp4.000 per kilogram (kg). Melimpahnya pasokan dari petani membuat harga komoditas sayur itu terus merosot.

Seperti di Pasar Pagi Lubuklintah, harga tomat terjun bebas. Tomat hanya dijual dengan harga Rp3.000-Rp4.000 per kg. Sebelumnya, pedagang menjual antara Rp10.000-Rp8.000.kg.

“Sudah sekitar satu bulan harga tomat turun. Saya ambil tomat dari Pasar Raya Padang. Sudah dari sana harganya turun, kata pedagang di sana turunnya karena pasokan tomat melimpah,” ujar As, pedagang kebutuhan harian, di Pasar Pagi Lubuklintah, Minggu (29/9).

As pun tak berani untuk menyediakan persediaan yang banyak untuk dijual karena khawatir cepat membusuk. Saat harga normal, dia biasanya menyediakan tomat 4 karung untuk dijual. Namun kini jumlah itu dikurangi.

Dia mengaku pembeli tetap ada, akan tetapi hanya membeli 2 kg paling banyak lantaran harga tomat turun terus.

“Kalau harga turun begini stok paling 2 karung saja karena pembelinya juga kurang. Kalau kualitas tomatnya bagus, tapi harganya murah takut nyetok banyak-banyak,” kata As.

Hal senada disampaikan pedagang lain, Rudah (60 tahun). Dia mengatakan saat ini harga tomat sedang anjlok hingga menyentuh angka Rp4.000/kg. Sejauh ini, penyebab turunnya harga tomat tersebut dikarenakan banjirnya stok tomat dari petani.

“Sekarang harganya Rp4 ribu/kg. Sebelumnya, harganya bisa Rp8.000,” kata Rudah.

Rudah menuturkan buah tomat yang dijualnya semula diambil atau dibeli dari petani asal Alahan Panjang, Kabupaten Solok. Kondisi turunnya harga tomat, kata dia, telah berlangsung semenjak Lebaran Idul Adha. Harga tomat yang anjlok membuat pedagang tomat merugi.

“Karena dagangan mereka busuk di gudang penyimpanan. Selain banjirnya stok tomat, para petani menyebutkan faktor cuaca dan kabut asap turut mempengaruhi harga tomat,” ungkap Rudah.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pangan Kota Padang Syahrial Kamat mengatakan, fenomena kabut asap yang melanda Kota Padang selama beberapa pekan terakhir berimbas terhadap menurunkan kualitas sayur mayur, buah-buahan. Kata dia, beberapa padi petani banyak yang patah dan turun kualitasnya.

Kendati demikian, Syahrial mengatakan ketersedian pangan di Padang dengan adanya kabut masih stabil. Begitu juga harga dan pasokan bahan baku di beberapa pasar Padang masih relatif stabil. Seperti harga cabai di pasar masih stabil kisaran Rp 40.000 perkilogram.

“Distribusi harga dan pasokan bahan pangan masih berada stabil. Saat ini daerah produksi masih aman dari dampak kabut asap, tidak seperti daerah yang lain,” kata Syahrial.

Adapun harga bahan pokok di pasar raya Padang kisaran sebagai berikut. Harga beras sekitar Rp13.500 perkg harga cabai merah Rp40.000/kg. Hanya tomat Rp4.000, harga telur ayam Rp Rp1.500 perbutir, bawang merah Rp25.000 dan bawang putih Rp30.000. (mil)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional