Menu

Harga Tiket Pesawat Naik, NPM Tambah 10 Unit Armada

  Dibaca : 1197 kali
Harga Tiket Pesawat Naik, NPM Tambah 10 Unit Armada
armada baru— Launching 10 Unit Armada Baru PT. NPM.

PADANG, METRO – Untuk meningkatkan pelayanan dan memberikan kenyamanan kepada penumpang moda transportasi darat, PT Naikilah Perusahaan Minang (NPM) terus melakukan perbaruan aramadanya. Di tahun ini, perusahaan bus Antar Kota Antar Provinsi tersebut menambah 10 unit armada bus baru.

Kepala Staf perusahaan bus PT Naikilah Perusahaan Minang (NPM) Perwakilan Padang, Heru Wanda mengatakan penambahan armada baru memang dilakukan setiap tahun, dan hal itu sudah dilakukan sejak dari tahun 2013 silam. Namun, di tahun 2019 ini, merupakan penambahan armada yang terbanyak.

“10 unit Armada yang baru dalam bulan ini berkemungkinan akan beroperasi. Saat ini kita masih melakukan pengurusan dokumen-dokumen. Penambahan armada baru sebagai bentuk upaya kita memberikan pelayanan dan kenyamanan kepada penumpang yang menggunakan jasa kita sehingga menarik minat penumpang untuk naik NPM,” kata Heru.

Heru mengungkapkan sebagai perusahan yang bergerak di bidang jasa maka pelayanan keamanan, serta kenyamanan adalah poin utama yang harus dipenuhi. Apalagi, sejak naiknya harga tiket pesawat dan pemberlakuan bagasi berbayar, jumlah penumpang mengalami peningkatan yang signifikan.

“Penambahan armada salah satu strategi kita untuk memanfaatkan momen itu sehingga menarik minat penumpang. Selain itu, kita juga melakukan integrasi antara jalur perjalanan yang dilewati dengan rumah makan yang akan disinggahi sebagai tempat pemberhentian.  Saat ini bus NPM dengan rute Padang-Jakarta melewati Jalur Lintas Tengah, dengan estimasi perjalanan selama dua hari satu malam atau sekitar 36 jam,” jelas Heru.

Selain itu, Heru menambahkan untuk mempermudah penumpang melakukan pembelian tiket,  pihaknya juga telah menggunakan sistem dalam jaringan (daring) agar bisa diakses selain datang ke loket, yaitu aplikasi RedBus dan Bukalapak. Layanan itu sudah ada sejak dua bulan belakangan.

“Jadi kalau tidak sempat datang ke loket beli tiket, bisa dibeli melalui online. Caranya juga sangat mudah. Selain itu, untuk barang bawaan, penumpang maksimal bisa membawa dua koper atau satu kardus di bagasi. Kalau barang bawaan lebih dari itu, kita kenakan biaya tambahan, yang tentunya dengan harga terjangkau dan bisa dinegosiasi,” ungkap Heru.

Heru optimis pelayanan yang baik bisa menarik minat penumpang, baik penumpang lama ataupun penumpang yang baru pertama menaiki bus. Perusahaan bus NPM yang sudah berdiri sejak 1937 tidak juga tidak hanya melayani rute Padang-jakarta, namun juga Padang-Bogor, Padang-Bandung, Padang-Medan, Padang-Jambi, dan lainnya.

“Rute yang kita layani juga banyak. Kalau fasilitas, ada dua pilihan, bus eksekutif dan ekonomi. Kalau Eksekutif bangku satu baris 2 dan full AC, sedangkan bisnis bangku satu baris 2 namun tidak pakai AC. Meskipun begitu, penumpang tetap merasakan nyaman berada di dalam bus,” ungkap Heru.

Penumpang Melonjak

Naiknya harga tiket pesawat dan pemberlakuan bagasi berbayar, ternyata menbawa berkah bagi perusahaan bus NPM. Tak tanggung-tanggung, peningkatan jumlah penumpang mencapai 70 persen dibandingkan sebelum adanya kenaikan harga tiket pesawat. Kenaikan itu, terjadi sejak bulan Januari.

“Dampak kenaikan harga tiket pesawat dan kebijakan bagasi berbayar menang sangat besar bagi kita. Kalau harga tiket kita tidak naik dan masih normal. Harapan kita, pemerintah menetapkan harga pesawat yang tidak terlalu dekat dengan harga tiket bus. Sehingga kita tetap eksis melayani jasa transportasi darat,” pungkasnya. (rgr)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional