Close

Harga makin tak Terkendali, Senin, Disdag OP Cabai Merah di Kota Padang

KETERANGAN PERS— Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Andree Algamar memberi keterangan terkait makin tak terkendalinya harga cabai merah di pasar tradisional. Rencananya, mulai Senin depan, Disdag akan menggelar OP disejumlah titik untuk membantu ibu rumah tangga.

PASAR RAYA, METRO–Harga cabai merah di Kota Padang makin tak terkendali. Kemarin  per­da­gangan cabai di Pasarraya Padang tembus di angka Rp76 ribu per kilogram. Lebih gila lagi, cabai setan diperdagangkan dengan harga Rp120 ribu per kilogram.

Angka yang cukup tinggi ini mem­buat ibu-ibu rumah tangga mulai me­ngomel. Pasalnya, mereka sangat terberatkan dengan harga cabai yang sangat tinggi tersebut.

Alah maha bana harago lado. Tapi sampai kini alun ado respon pemerintah ko lai.Acuh tak acuh se,” sebut Dian (40), salah seorang ibu rumah tangga, Jumat (10/6).

Menurutnya, dengan  harga  yang sangat tinggi tersebut seharusnya su­dah ada Operasi Pasar (OP), khusus cabai oleh pemerintah untuk ma­sya­rakat. Sehingga masya­ra­kat bisa membeli cabai de­ngan harga yang relatif murah.

“Biasanya kalau sudah mendekati Rp100 ribu, pemerintah sudah ada membuat pasar murah. Tapi sampai saat ini tak ada juga,” tandasnya.

Salah seorang pedagang cabai di Pasar Raya Padang, Nasrul mengatakan kenaikan harga cabai terjadi dari daerah pemasok. Harga naik karena pasokan berkurang. “Memang dari daerah penghasil harganya naik,” ungkap Nasrul.

Adapun daerah penghasil cabai yang selama ini memasok cabai ke Padang adalah Jawa, Kerinci, Bukittinggi dan Aceh. Selaku pedagang ia juga sangat menyayangkan sikap pemerintah yang hingga kini belum ada respon apapun. Padahal kenaikan harga cabai semakin tak terkendali.

“Seharusnya ada sikap cepat pemerintah khususnya Dinas Perdagangan dalam hal ini,” tandasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perdagangan Kota Pa­dang, Andree Algamar mengungkapkan, mulai Senin (13/6) hingga 17 Juni, Disdag akan melakukan operasi pasar di empat kecamatan. Jadwalnya adalah: Senin-Selasa di kantor Balaikota, Rabu di kantor Camat Kuranji, Kamis di kantor Camat Padang Selatan, dan Jumat di kantor Camat Lubuk Begalung.

Di lokasi itu nantinya akan disediakan cabai dengan harga di bawah pasaran. Tak hanya itu, semua sembako seperti minyak goreng, telur, tepung dan lainnya juga diperdagangkan.

Andree menjelaskan, dalam menggelar OP ter­sebut, pihaknya bekerjasama dengan sejumlah distributor kebutuhan pokok. Termasuk dengan sejumlah pelaku UMKM yang ada di Kota Padang.

“Bahan pokok yang dijual di OP kali ini seperti beras, telur, minyak go­reng, gula pasir, tepung, cabai, bawang, dan kebutuhan lainnya,” paparnya.

Andree menyebut, pihaknya juga menyiapkan voucher bagi warga yang ingin berbelanja di OP ter­sebut. Harap Andree, ke­gia­tan OP kali ini akan dapat mengurangi beban ibu rumah tangga yang harus selalu memenuhi kebutuhan pokok keluarganya.

“Melalui OP ini menjadi alasan tersendiri bagi Pemko Padang untuk turut serta menyeimbangkan kebutuhan dengan ke­ada­an,” pungkas Andree.

“Operasi Pasar ini juga dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha sekaligus menekan harga sembako,” sebut Andre yang digadang-gadangkan menjadi calon kuat Sekda Kota Padang ini. (tin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top