Menu

Harga Makanan di Pantai Padang Mencekik

  Dibaca : 162 kali
Harga Makanan di Pantai Padang Mencekik
HARGA MAKANAN— Sejumlah pengunjung Pantai Padang masih menyayangkan dengan harga makanan yang dijual para pedagang yang tak lagi terkendali alias main pakuak. Meski demikian masih banyak juga pedagang yang memajang daftar harga makanan mereka.

PURUS, METRO
Pantai Padang sudah menjadi ikon wisata di Kota Padang. Kawasan wisata pantai ini selalu ramai dikunjungi wisatawan dan juga warga Kota Padang, terutama di akhir pekan dan juga musim liburan. Namun, sejumlah pengunjung masih menyayangkan dengan harga makanan yang dijual para pedagang.

Pengunjung Pantai Padang mengaku kesal, karena harga makanan yang dijual pedagang di sana tak lagi terkendali dan alias main pakuak. Tak hanya itu, suasana terhadap pengunjung kurang kondusif. Karena banyak peminta-minta yang datang dengan cara mengamen.

“Nasi goreng dengan satu telur mata sapi harganya Rp 19 ribu, mie rebus Rp 18 ribu. capucino Rp 16 ribu. Ini kan keterlaluan. Main pakuak saja pedagang di sana,” keluh Rani (36), cerita salah seorang pengunjung Pantai Padang, kepada POSMETRO, Jumat (26/2).

Dirinya, sebut Rani, sering mengajak anak-anaknya bermain mobil-mobilan di sekitar Tugu Merpati Perdamaian. Biasanya harga makanan tak sebegitu mahal. Namun baru-baru ini, ia merasa dikibuli, karena tarif yang terlalu mahal.

“Kalau seperti itu, gak akan mau kita main di sana lagi,” tandas Rani.

Keluhan yang sama juga disampai Dian (32), pengunjung Pantai Padang lainnya. Menurutnya, harga-harga makanan di Pantai Padang harusnya ditertibkan. Agar tak jadi citra buruk bagi objek wisata itu.

Ia pun membandingkan tarif harga makanan dan minuman di Pantai Padang dengan pantai di Pariaman. Di mana harga di Pariaman jauh lebih murah dari pada Pantai Padang. Suasananya pun nyaman dan tak ada peminta-minta.

“Di Pantai Padang cuma karambia mudo (kelapa muda-red) yang dijual murah Rp5000. Itu karena dituliskan harga di sepanjang jalan. Selebihnya mahal. Pedagang di sana main pangua saja kepada pengunjung,” tandas Dian.

Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang, Arfian mengatakan pihaknya sudah sering menyampaikan kepada pedagang untuk menyediakan daftar menu beserta harganya agar pengunjung tidak mersa dirugikan saat akan membayar setelah selesai makan.

Akan tetapi, masih banyak dari pedagang yang tidak melaksanakan imbauan tersebut. Pihaknya mengimbau semua pengunjung agar makan di tempat yang ada daftar harganya.

“Kita imbau setiap pengunjung pantai tak usah berlenaja di warung atau kedai yang tidak menyediakan daftar harga. Datangi saja kafe atau para pedagang yang menyediakan daftar harga makanan atau minuman yang dijual,” ajak Arfian. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional